Senin 20 Jul 2026 04:33 WIB

Penjajah Israel Larang Kumandang Adzan, Usir Jamaah Sholat Subuh di Betlehem Keluar dari Masjid

Israel mewajibkan masjid untuk mendapatkan izin sebelum memasang pengeras suara.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: A.Syalaby Ichsan
Salah satu sudut kota Betlehem.
Foto: Alarabiya.net
Salah satu sudut kota Betlehem.

REPUBLIKA.CO.ID,BETLEHEM — Pasukan Penjajah Israel melarang kumandang adzan dan sholat Subuh berjama'ah di masjid yang berada di Desa Husan di Betlehem barat pada Sabtu dini hari.

Sumber keamanan mengatakan kepada koresponden Kantor Berita WAFA, zionis juga memaksa para jama'ah untuk keluar dari masjid.

Baca Juga

Wafa melaporkan bahwa pasukan Israel menyerbu masjid tersebut dan mengusir jama'ah sebelum menembakkan granat kejut dan gas air mata ke arah mereka.

Israel juga menutup semua gerbang dan pintu masuk yang menuju ke Desa Al Arqoub di barat daya Betlehem.

Lebih lanjut, mereka juga menyerang salah satu warga Nahalin saat menyeberangi gerbang utama yang memisahkan Betlehem dari wilayah lain di provinsi tersebut.

Sebelumnya, Komite Menteri Legislasi Israel telah menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang akan memperkenalkan pembatasan baru terhadap penggunaan pengeras suara untuk azan di masjid. RUU tersebut disepakati pada Ahad (31/5/2026).

photo
Tentara Israel dihajar drone Hizbullah saat melakukan evakuasi. - (Dok Istimewa)

 

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi