Rabu 15 Jul 2026 19:36 WIB

Melihat Cara Iran Lestarikan Warisan Ilmuwan Muslim Kelahiran Tanah Persia yang Ubah Dunia

Iran memberikan perhatian besar terhadap jejak pemikiran Al-Khawarizmi

Matematika (ilustrasi)
Foto: Dok. Freepik
Matematika (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN – Saat Iran memperingati Hari Teknologi Informasi, perhatian tertuju pada salah satu tokoh terbesar dalam sejarah peradaban manusia yaitu Al-Khawarizmi, ilmuwan abad ke-9 yang warisan intelektualnya terus membentuk perkembangan sains, matematika, dan teknologi modern hingga saat ini.

Hari ini, Iran dengan bangga memperingati Hari Khawarizmi, yang juga dikenal sebagai Hari Teknologi Informasi.

Baca Juga

Dikutip dari Mehr News, Rabu (15/7/2026), peringatan ini ditujukan untuk mengenang jasa salah satu pemikir terbesar dalam sejarah matematika dan ilmu pengetahuan, yaitu Abu Ja'far Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi.

Al-Khawarizmi, seorang cendekiawan yang lahir di Khwarazm pada abad ke-9, merevolusi dunia matematika melalui pendekatan sistematisnya dalam menyelesaikan persamaan. Pemikirannya menjadi fondasi bagi cabang ilmu yang kini dikenal sebagai aljabar.

Nama Al-Khawarizmi yang dilatinkan menjadi Algoritmi kemudian melahirkan istilah algorithm atau algoritma, sebuah konsep yang kini menjadi fondasi utama komputasi modern.

Kontribusinya tidak terbatas pada matematika. Al-Khawarizmi juga menghasilkan karya-karya penting di bidang astronomi dan geografi yang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan pada masanya maupun generasi berikutnya.

Ia mengembangkan metode untuk menyelesaikan persamaan linear dan kuadrat secara sistematis, memperkenalkan pendekatan baru yang berbeda dari metode berbasis geometri yang umum digunakan sebelumnya.

Bahkan istilah aljabar berasal dari kata al-jabr, salah satu operasi matematika yang dijelaskan dalam karya-karyanya.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi