REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Surat kabar Israel The Jerusalem Post membahas isu yang beredar mengenai tudingan bahwa megabintang sepak bola Argentina, Lionel Messi, adalah seorang Zionis.
Dalam laporannya, sebagaimana dilaporkan Aljazeera, Ahad (12/7/2026), media tersebut mengulas sejumlah momen yang menunjukkan hubungan Messi dengan Israel dan komunitas Yahudi di Argentina, sekaligus menyinggung berbagai tuduhan yang pernah diarahkan kepadanya, terutama dari sejumlah tokoh dan komentator di Mesir serta Aljazair.
Menurut The Jerusalem Post, isu mengenai masa lalu Messi kembali mencuat bertepatan dengan berlangsungnya Piala Dunia, ketika Argentina dijadwalkan menghadapi Swiss pada babak perempat final.
Media tersebut menyebutkan bahwa sebagian pengkritik Israel menggunakan sejumlah aktivitas Messi di masa lalu sebagai dasar untuk mengklaim bahwa mendukung lawan Argentina merupakan sikap anti-Zionis. Dalam konteks itu, mereka menyerukan dukungan kepada Swiss sebagai lawan Argentina.
Dalam laporannya, The Jerusalem Post menulis:
Menjelang pertandingan tersebut, kami meninjau sepuluh momen dalam perjalanan karier Lionel Messi yang memperlihatkan bagaimana sosok dan popularitasnya bersinggungan dengan budaya Yahudi dan Israel, baik melalui penampilan publik, inisiatif perdamaian, maupun berbagai kontroversi yang mengiringinya."
Pada 2011, Messi berpartisipasi dalam kampanye untuk mengenang para korban pengeboman Pusat Komunitas Yahudi AMIA di Buenos Aires yang terjadi pada 1994.