Jumat 10 Jul 2026 11:11 WIB

Ini 15 Provinsi Prioritas Pengembangan Destinasi Wisata Ramah Muslim di Indonesia

Pemerintah menyiapkan berbagai strategi untuk menarik wisatawan Muslim dunia.

Sejumlah pengunjung berada di area Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (8/7/2022). Masjid yang menyerupai salah satu aksesoris pakaian untuk lelaki melayu yang digunakan pada bagian kepala tersebut menjadi salah satu ikon Kota dan tempat wisata baru Kota Batam.
Foto: ANTARA/Teguh Prihatna
Sejumlah pengunjung berada di area Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (8/7/2022). Masjid yang menyerupai salah satu aksesoris pakaian untuk lelaki melayu yang digunakan pada bagian kepala tersebut menjadi salah satu ikon Kota dan tempat wisata baru Kota Batam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pariwisata mengembangkan 15 provinsi potensial sebagai destinasi wisata ramah Muslim yang berkualitas.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, ke-15 provinsi tersebut dinilai berpotensi dikembangkan menjadi tujuan wisata ramah Muslim berdasarkan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI), yang disusun mengacu pada Global Muslim Travel Index (GMTI).

Baca Juga

Dalam keterangannya, ia menyampaikan provinsi yang dinilai potensial menjadi destinasi wisata ramah Muslim antara lain Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, dan Bengkulu.

Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Daerah Istimewa Yogyakarta juga dinilai berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata ramah Muslim.

Guna mendorong pengembangan provinsi-provinsi tersebut sebagai destinasi wisata ramah Muslim, Kementerian Pariwisata memasukkan berbagai acara dan kegiatan yang dapat menarik wisatawan Muslim ke wilayah sasaran ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN).

Penyelenggaraan acara, seperti Aceh Ramadhan Festival, Aceh Culinary Festival, Muslim Life Fest, Balangan Islamic Festival, Pawai Takbir Batam, dan Batam Wonderfood & Art Ramadhan diharapkan dapat menarik kedatangan wisatawan Muslim.

Selain itu, laman khusus Muslim Friendly Travel di Indonesia.travel dihadirkan untuk memudahkan wisatawan Muslim memperoleh informasi mengenai destinasi, kalender acara, tempat ibadah, dan paket wisata ramah Muslim.

Menteri Pariwisata mengatakan pemerintah juga mendukung diversifikasi produk wisata ramah Muslim untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi wisatawan Muslim dunia.

"Produk wisata ramah Muslim Indonesia juga terus didiversifikasi, mulai dari wisata religi, kuliner halal, hingga wellness berbasis nilai spiritual," katanya, Kamis (2/7/2026).

 

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi