REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Pada dasarnya, manusia adalah makhluk yang tidak luput dari dosa dan kesalahan.
Allah SWT berfirman:
فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَىٰهَا ٨
“Maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya.” (QS Asy-Syams: 8)
Dalam ayat tersebut, Allah SWT menyebutkan kefasikan lebih dahulu daripada ketakwaan sebagai isyarat bahwa kecenderungan berbuat salah memang merupakan bagian dari tabiat manusia.
Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadis qudsi yang beliau riwayatkan dari Allah Ta'ala:
يا عبادي، إنكم تخطئون بالليل والنهار
"Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat dosa pada malam dan siang hari."
Beliau juga bersabda:
كل ابن آدم خطاء وخير الخطائين التوابون