Senin 06 Jul 2026 20:01 WIB

Mengapa Islam Membenci Sikap Meminta-minta? Ini Penjelasan Hadits Nabi

Hal itu sebagai pendidikan agar seseorang punya ketinggian cita-cita.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Muhammad Hafil
Tiga pengemis, ilustrasi
Foto: Blogspot
Tiga pengemis, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Meminta-minta tanpa kebutuhan mendesak merupakan perbuatan yang tidak dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW bahkan menjadikan komitmen untuk tidak meminta-minta kepada manusia sebagai salah satu pesan penting ketika membaiat para sahabat, sebagaimana disebutkan dalam sejumlah hadits sahih.

Syekh Yusuf Qardawi dalam buku Fiqhuz Zakat menerangkan bahwa Islam menanamkan pada setiap pribadi Muslim untuk membenci meminta-minta. Hal itu sebagai pendidikan agar seseorang punya ketinggian cita-cita dan percaya diri sendiri, dan agar terangkat dari lumpur kehinaan. Rasulullah SAW telah menjadikan hal itu bagian dasar yang dibaiatkan kepada para sahabat, dan mengkhususkannya dengan menyebut sebagai rukun baiat yang utama.

Baca Juga

Dari Abu Muslim al-Khaulani, Auf bin Malik berkata, "Kami berada dekat Rasulullah bersama tujuh orang atau delapan orang atau sembilan orang."

"Rasulullah SAW berkata, 'Mengapa kamu sekalian tidak berbaiat kepada Rasulullah SAW?' Padahal kami baru saja berbaiat kepadanya."

"Kami berkat, 'Kami telah berbaiat kepadamu.' Rasulullah mengucapkan hal itu tiga kali. Kemudian kami membukakan tangan kami, lalu kami berbaiat."

"Berkata seseorang, 'Ya Rasulullah, sesungguhnya kami telah berbaiat kepadamu. Maka terhadap apa kami harus berbaiat?'"

"Rasul menjawab, 'Beribadahlah kamu sekalian kepada Allah, jangan menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun juga. Sholatlah kamu sekalian lima waktu, dengarlah dan taatlah, dan rahasiakanlah kalimat yang bersifat rahasia. Janganlah kamu sekalian meminta-minta apapun juga kepada orang lain'."

Berkata perawi hadis, "Maka nyatalah sebagian dari golongan itu membuang cambuknya, dan mereka tidak meminta kepada seseorang agar memberikan sesuatu kepadanya." (HR Imam Muslim, Abu Daud, Nasa'i dan Ibnu Majah)

Berita Lainnya

Rekomendasi