REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Perencanaan pemakaman mulai menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya mempersiapkan keluarga menghadapi momen kehilangan. Edukasi mengenai pentingnya perencanaan sejak dini dinilai dapat membantu keluarga mengambil keputusan dengan lebih tenang sekaligus memastikan proses pemakaman berlangsung sesuai kebutuhan dan syariat.
Pengelola Yayasan Pesantren Islam Al Azhar, Nugroho Adiwiwoho, mengatakan selama 15 tahun mendampingi ribuan keluarga, Al Azhar Memorial Garden (AMG) melihat bahwa kebutuhan masyarakat tidak hanya sebatas penyediaan lahan pemakaman. Menurutnya, keluarga juga membutuhkan pendampingan sejak proses persiapan hingga perawatan kawasan pemakaman dalam jangka panjang.
"Selama 15 tahun ini kami belajar bahwa yang paling dibutuhkan keluarga bukan hanya tempat pemakaman. Yang mereka cari adalah ketenangan hati, keyakinan bahwa amanah orang yang mereka cintai ditangani dengan baik, penuh penghormatan, dan sesuai dengan syariat Islam. Itulah yang terus kami jaga hingga hari ini," ujar Nugroho dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat.
Menurut dia, duka merupakan perjalanan yang panjang sehingga layanan kepada keluarga tidak berhenti setelah prosesi pemakaman selesai. Pendampingan yang humanis dinilai menjadi bagian penting untuk memberikan rasa tenang kepada keluarga yang ditinggalkan.
Selama beroperasi, AMG telah mendampingi keluarga dari berbagai daerah di Indonesia yang mempercayakan prosesi pemakaman anggota keluarganya. Kepercayaan tersebut, kata Nugroho, menjadi tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Ke depan, AMG akan memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan pemakaman sejak dini. Dengan demikian, keluarga diharapkan dapat menghadapi masa kehilangan dengan lebih siap ketika waktunya tiba.
Al Azhar Memorial Garden merupakan kawasan pemakaman muslim modern yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Dikelola Yayasan Pesantren Islam Al Azhar sejak 2011, kawasan ini mengedepankan pengelolaan sesuai syariat Islam, lingkungan yang tertata, serta pelayanan bagi keluarga. Pada 2026, AMG juga berencana memperluas area pemakaman di sejumlah kota dan provinsi di Indonesia.