Kamis 25 Jun 2026 08:26 WIB

Menhaj: 350 Jamaah Haji Indonesia Wafat, Turun Lebih dari 100 Orang dari Tahun Lalu

Gangguan pernapasan dan kelelahan pasca-Armuzna disebut penyebab utama wafat jamaah.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membantu jamaah haji turun dari mobil setibanya di Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi, Jambi, Selasa (16/6/2026). Sebanyak 445 jamaah haji asal Kota Jambi yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 13 telah tiba di Jambi.
Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membantu jamaah haji turun dari mobil setibanya di Embarkasi Haji Antara Provinsi Jambi, Jambi, Selasa (16/6/2026). Sebanyak 445 jamaah haji asal Kota Jambi yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 13 telah tiba di Jambi.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan sebanyak 350 jamaah haji Indonesia wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 2026. Meski jumlah tersebut dinilai masih cukup besar, angka kematian tahun ini turun lebih dari 100 orang dibandingkan musim haji tahun lalu.

"Tahun ini sampai hari ini ada 350 jamaah yang wafat. Ini jumlah yang cukup besar menurut kami. Tapi Alhamdulillah, itu masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu, selisihnya lebih dari 100," ujar Gus Irfan saat menyambut kepulangan perdana petugas haji Daerah Kerja (Daker) Makkah di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga

Menurutnya, penurunan angka kematian tersebut menjadi salah satu capaian dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Namun demikian, pemerintah akan terus memperkuat aspek istithaah kesehatan bagi calon jamaah haji pada musim haji mendatang.

"Walaupun bukan capaian yang memuaskan, tahun depan kita akan segera memperketat dan memperkuat lagi istithaah kesehatan bagi jamaah kita," ujarnya.

Gus Irfan juga memastikan saat ini tidak ada lagi jamaah haji Indonesia yang berada di Makkah, kecuali mereka yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi