Rabu 24 Jun 2026 12:43 WIB

Israel Terindikasi Kuat Khianati Gencatan Senjata Gaza, Bagaimana Respons Pejuang?

Pejuang Gaza tak akan menyerahkan senjata.

Anggota sayap militer Hamas yang bersenjata mengambil bagian dalam upacara penyerahan sandera selama gencatan senjata baru-baru ini.
Foto: EPA
Anggota sayap militer Hamas yang bersenjata mengambil bagian dalam upacara penyerahan sandera selama gencatan senjata baru-baru ini.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA— Hari demi hari, Israel dinilai semakin menunjukkan niatnya untuk membatalkan kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, bahkan berpotensi kembali melancarkan perang apabila mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat.

Para pengamat menilai hal itu terlihat dari upaya Israel yang memusatkan seluruh rencana Presiden Donald Trump pada satu isu, yakni pelucutan senjata kelompok perlawanan Palestina.

Baca Juga

Sejak kesepakatan yang dimediasi Amerika Serikat mulai berlaku pada Oktober 2025, Israel tidak pernah berhenti melanggar berbagai ketentuannya dan menolak menjalankan kewajiban yang menjadi bagiannya.

Bahkan, Israel terus memperluas keberadaan militernya di Jalur Gaza dan baru-baru ini menyatakan niat untuk melanjutkan ekspansi tersebut.

Selama berbulan-bulan setelah kesepakatan diumumkan, Israel telah menewaskan ratusan warga Palestina dan melancarkan ratusan serangan ke berbagai wilayah di Gaza.

Kondisi ini mendorong komite independen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa terus berlanjutnya pembunuhan terhadap anak-anak di Gaza secara sengaja memperkuat dugaan adanya niat genosida dari pihak Israel.

Tidak hanya terus melanjutkan operasi pembunuhan, Dewan Keamanan Nasional Israel juga kembali membahas rencana pemindahan penduduk Gaza dengan istilah migrasi sukarela.

Sementara itu, Aljazeera pada Rabu (24/6/2026), melansir surat kabar Haaretz dengan mengutip sejumlah sumber yang menyebut bahwa langkah tersebut kemungkinan berkaitan dengan kesepakatan rahasia antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

photo
Brutalnya Blokade Israel di Gaza - (Republika)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi