
Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Makkah, Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH — Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Khalilurrahman mengimbau jamaah haji Indonesia gelombang kedua yang akan diberangkatkan ke Tanah Air untuk tidak memasukan air zamzam di dalam koper bagasi.
“Jika ternyata memang ada barang-barang yang diduga barang telarang seperti zamzam, itu nanti akan dikeluarkan,” ucap Kadaker Madinah Khalilurrahman kepads wartawan Media Center Haji (MCH) usai meninjau penimbangan koper bagasi jamaah haji Indonesia gelombang kedua di Madinah, Arab Saudi, Ahad (14/6/2026).
Khalilurrahman mengatakan, meskipun mungkin tidak melebihi kapasitas dan tidak diperiksa saat penimbangan koper bagasi, tetapi pihaknya sudah mengingatkan agar jamaah tidak berusaha menyembunyikan air zamzam di dalam koper bagasi.
"Perlu diketahui proses berikutnya setelah koper ini diangkut oleh maskapai ke bandara, nanti akan ada proses pengecekan kembali, jika ada barang yang diduga air zamzam, nanti akan dikeluarkan dan nanti akan mengakibatkan keterlambatan penerbangan,” kata Khalilurrahman.
Selain air zamzam, Khalilurrahman juga mengingatkan jamaah haji Indonesia untuk tidak membawa barang-barang yang dilarang masuk bagasi maupun kabin pesawat.
“Kalau untuk tas itu diperkenankan oleh maskapai sepanjang tidak melebih ketentuan, misalkan tidak lebih dari 7 kg dan hanya tas yang kabin. Kalau tas yang seperti di Arafah Muzdalifah, Mina (Armuzna) itu tidak diperkenankan supaya dimasukkan ke dalam kabin,”kata dia.