
Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH — Jamaah haji Indonesia gelombang kedua yang sedang berada di Madinah, Arab Saudi, akan memasuki fase pemulangan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz mulai Selasa (16/6/2026) Waktu Arab Saudi (WAS) dini hari.
Sebelum pemulangan berlangsung, koper bagasi jamaah haji Indonesia akan ditimbang terlebih dahulu dalam dua hari sebelum diterbangkan melalui maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
“Kami di sini, berdua dengan tim Pak Kasektor 1 Madinah sedang mengecek proses penimbangan koper jamaah yang akan diberangkatkan pada tanggal 16 Juni 2026,” ucap Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Khalilurrahman kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Ahad (14/6/2026).
Kadaker Madinah Khalilurrahman mengungkapkan, meski jamaah dipulangkan mulai tanggal 16 Juni 2026, tetapi mereka akan diberangkatkan dari hotel mulai tanggal 15 Juni 2026 mengingat ada kloter yang berangkat dini hari.
“Walaupun ada di antara jamaah kita yang diberangkatkan memang berangkat dari hotel tanggal 15 malam, karena take off-nya ada yang pukul pukul 00.20. Namun penimbangan, SOP yang kita tentukan bahwa dua hari sebelum jamaah dipulangkan ke Tanah Air,” ungkap Khalilurrahman.
Khalilurrahman menjelaskan, penimbangan koper jamaah haji Indonesia ini dilakukan agar beban berat koper bagasi tidak melebihi ketentuan. “Maskapai menentukan bahwa untuk koper jamaah itu tidak boleh melebihi dari 32 kilo,”kata dia.