REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) 'Aisyiyah, Salmah Orbayinah, mengingatkan para orang tua agar tidak menghakimi atau menjauhi anak yang terlibat dalam perilaku menyimpang. Menurutnya, keluarga justru harus menjadi tempat paling aman bagi anak saat menghadapi masalah.
Pernyataan tersebut disampaikan Salmah menanggapi kasus sepasang mahasiswa laki-laki yang diduga melakukan tindakan tidak pantas di lingkungan kampus dan memicu sorotan publik baru-baru ini. Dalam kasus itu, ayah salah satu mahasiswa bahkan sempat menyampaikan permintaan maaf di hadapan mahasiswa lainnya.
"Kalau ada anak kita yang berperilaku menyimpang, jangan kemudian dimarah-marahi, dijauhi, atau dibentak. Bagaimanapun juga dia tetap anak kita yang harus diberi perhatian dan pendampingan," ujar Salmah saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (4/6/2026).
Ia mengakui bahwa orang tua kerap menghadapi tekanan sosial ketika anaknya menjadi sorotan publik. Namun, menurutnya, beban tersebut harus disikapi secara bijak dan tidak dilampiaskan kepada anak.
"Kalau kemudian kita memarahi anak, melarang dia keluar rumah, atau membuat dia terisolasi, justru masalahnya akan semakin berat," ucapnya.