Jumat 29 May 2026 07:09 WIB

Netanyahu Perintahkan IDF Kuasai 70 Persen Gaza, Israel Segera Usir Warga Palestina

Netanyahu tak berniat melepaskan cengkraman penjajahan atas Gaza.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: A.Syalaby Ichsan
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Knesset, parlemen Israel, di Yerusalem, 2 Februari 2026.
Foto: EPA/ABIR SULTAN
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di Knesset, parlemen Israel, di Yerusalem, 2 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, dia telah memerintahkan militer Israel untuk menguasai 70 persen wilayah Jalur Gaza.

Pernyataan itu menandakani bahwa Netanyahu tak berniat melepaskan cengkeraman penjajahan Israel atas Gaza selepas dua tahun perang yang diakhiri dengan kesepakatan gencatan senjata pada Oktober 2025 lalu.

Baca Juga

“Saat ini kami sedang menekan Hamas. Kami sekarang menguasai 60 persen wilayah di Jalur Gaza,” kata Netanyahu dalam sebuah konferensi di pemukiman Tepi Barat yang diduduki, menurut video yang ditayangkan oleh jaringan Channel 12 Israel, dikutip laman Al Arabiya, Kamis (28/5/2026). 

Netanyahu mengungkapkan, berdasarkan kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas yang diberlakukan pada Oktober 2025, militer Israel telah menguasai 50 persen wilayah Gaza. “Arahan saya adalah untuk bergerak ke 70 persen,”kata dia.

“Kami menekan mereka dari semua (sisi). Kami akan menangani sisanya setelah itu,” tambah Netanyahu. 

Pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata yang disetujui Israel-Hamas pada Oktober 2025 dibagi dalam beberapa fase. Pada fase pertama, Hamas melepaskan seluruh warga Israel yang mereka tawan pascaserangan mendadak ke Israel pada 7 Oktober 2023. Sebagai gantinya, Israel membebaskan ribuan tahanan Palestina. 

photo
Peserta aksi menginjak gambar Netanyahu saat aksi solidaritas bertajuk #HarapanPalestina: Indonesia Tegas Lawan Israel & AS di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta, Ahad (26/10/2025). - (Republika/Thoudy Badai)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement