REPUBLIKA.CO.ID, SAWANG, ACEH UTARA - Dompet Dhuafa tahun ini menyebarkan hewan kurban di wilayah terdampak pasca banjir bandang. Salah, satunya di Riseh Teungoh, Sawang, Aceh Utara. Pendistribusian untuk 800 warga dilakukan oleh Dompet Dhuafa Aceh bersama masyarakat bahu membahu mendistribusikan hewan kurban, Rabu (27/5/2026).
“Alhamdulillah, terima kasih para donatur yang telah bekurban melalui Dompet Dhuafa telah mendistribusikan daging kurban di wilayah kami pasca banjir bandang. Sebanyak 800 warga masih tinggal di tenda pengungsian serta rumah sementara bantuan dari pemerintah,” ujar Sukri Puteh, selaku Kepala Desa Riseh Teungoh.
“Area terdampak banjir bandang mencapai 86% (persen) terdiri dari kantor desa, masjid, sekolah, pasar hingga fasiltas umum lainnya. Tidak hanya itu banyak rumah-rumah yang hanyut terbawa,” kata Sukri Puteh.
Sebanyak 16 doka didistribusikan ke Riseh Teungoh untuk dilakukan penyembelihan. Namun, ada yang unik. Pemotongan hewan langsung dibagikan ke 10 kepala keluarga untuk satu ekornya sehingga diharapkan dapat langsung di cacah dan merata. Hal ini juga sekaligus menghabiskan daging yang dipotong tanpa tersisa mengingat tidak ada kulkas atau lemari es untuk mengawetkan daging.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Aceh, Rizki Fauzan mengatakan banyak masyarakat di wilayah Aceh pasca bencana banjir bandang masih mendiami tenda-tenda pengungsian sehingga pada tahun ini. "Sasaran kurban menjadikan prioritas yang kami hadirkan di tengah-tengah para masyarakat di wilayah tersebut. Selain akses masih sulit juga fasilitas umum masih belum menunjang untuk perputaran roda ekonomi. Salah satunya di Desa Riseh Teungoh, Sawang, Aceh Utara," kata dia.




