Selasa 26 May 2026 06:03 WIB

Puncak Haji, Kemenhaj Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina

Ratusan petugas disiagakan untuk mendukung kesehatan dan keselamatan jamaah.

Pemberangkatan perdana jamaah haji Indonesia dari Makkah ke Arafah dari Hotel Luluat Albait, Makkah, Senin (25/5/2026) pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Menteri Haji dan Umrah Muchamad Irfan Yusuf turut melepas jamaah kloter SOC 1 dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tersebut.
Foto: Republika/Fernan Rahadi
Pemberangkatan perdana jamaah haji Indonesia dari Makkah ke Arafah dari Hotel Luluat Albait, Makkah, Senin (25/5/2026) pukul 07.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Menteri Haji dan Umrah Muchamad Irfan Yusuf turut melepas jamaah kloter SOC 1 dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah menyiagakan pos kesehatan saat puncak haji, terutama di Arafah dan Mina. Ini dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan optimal.

“Kami menyiagakan masing-masing satu pos kesehatan Indonesia di Arafah dan Mina untuk memastikan layanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan optimal selama fase Armuzna,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Ulfa Assegaf, Senin (25/5/2026).

Baca Juga

Maria menjelaskan sebanyak 657 petugas Satgas Arafah telah ditempatkan di berbagai titik layanan guna mendukung kelancaran operasional.

Mereka terdiri atas petugas ad hoc Arafah, koordinator markas, pengawas konsumsi, dan unsur layanan lainnya yang akan memastikan transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga pelindungan jamaah berjalan maksimal.

Maria mengajak jamaah untuk saling peduli dan membantu satu sama lain selama menjalani puncak ibadah haji.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement