
Oleh: Fernan Rahadi, dari Madinah, Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID,Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Dengan selesainya fase pemberangkatan dari Tanah Air, fokus layanan kini diarahkan pada persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, mengatakan seluruh layanan di Tanah Suci terus dimatangkan agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan nyaman.
“Alhamdulillah, memasuki hari ke-32 masa operasional haji, seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab Saudi. Saat ini fokus layanan PPIH Arab Saudi adalah mematangkan persiapan Armuzna, mulai dari penempatan jemaah, kesiapan tenda, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan, hingga penempatan petugas," ujar Ichsan di Makkah, Jumat (22/5/2026).
Berdasarkan data operasional terbaru, sebanyak 527 kloter dengan 202.643 jemaah dan 2.097 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Sebanyak 253 kloter dengan 96.505 jemaah dan 1.006 petugas telah mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Sementara itu, 518 kloter dengan 199.446 jemaah dan 2.072 petugas telah tiba di Makkah. Selain itu, 16.359 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi.
Ichsan menegaskan, fase Armuzna merupakan tahapan paling penting dan padat dalam penyelenggaraan haji. Karena itu, jamaah diminta mulai menghemat tenaga dan mengikuti seluruh arahan petugas.