Sabtu 23 May 2026 14:17 WIB

Kian Ampuh Tangkal Serangan Udara, Iran Petakan Pola Penerbangan Jet Tempur dan Pesawat Pengebom AS

Jatuhnya jet tempur bulan lalu menjadi bukti taktik udara AS mudah diprediksi.

Jet tempur siluman F-35A Lightning milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF).
Foto: USAF
Jet tempur siluman F-35A Lightning milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF).

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK — Militer Iran dilaporkan berhasil memetakan pola penerbangan jet tempur serta pesawat pengebom Amerika Serikat (AS). Keberhasilan intelijen ini memungkinkan Teheran untuk membangun sistem pertahanan udara yang jauh lebih efektif dalam menangkal serangan udara AS di masa mendatang.

Laporan tersebut diungkapkan oleh The New York Times (NYT) dengan mengutip keterangan dari seorang pejabat militer senior AS yang dilaporkan laman Al Mayadeen, Selasa(19/5/2026). Pejabat tersebut menambahkan, Teheran juga memanfaatkan momentum gencatan senjata untuk mengevakuasi rudal dan peluncur dari posisi-posisi yang sebelumnya sempat dibom oleh pasukan koalisi.

Baca Juga

Menurut sumber tersebut, para komandan militer Iran—yang diduga kuat mendapat bantuan teknis dari Rusia—secara intensif menganalisis rute dan pola terbang jet tempur serta pengebom AS, termasuk armada pesawat yang terlibat dalam serangan udara baru-baru ini.

Ia memperingatkan bahwa insiden jatuhnya jet tempur F-15E milik AS bulan lalu, serta tembakan darat yang menyasar jet siluman F-35, menjadi bukti nyata bahwa taktik udara AS kini telah menjadi sangat mudah diprediksi. Celah inilah yang dimanfaatkan Iran untuk menyusun strategi pertahanan yang lebih efisien.

photo
Kapal induk USS Abraham Lincoln. Kapal pembawa pesawat tempur itu dilaporkan tiba di Timur Tengah pada Akhir Januari 2026. - (Dok Angkatan Laut AS)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement