
Oleh: Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Makkah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Padang Arafah merupakan lokasi puncak pelaksanaan ibadah haji sekaligus tempat mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, jamaah haji Indonesia diimbau benar-benar memanfaatkan waktu berharga tersebut dengan fokus beribadah dan memanjatkan doa.
Petugas Tusi Bimbingan Ibadah Daker Bandara sekaligus dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dendi Yuda Safrullah, mengatakan besarnya nilai ibadah di Arafah sehingga ia mengimbau jamaah senantiasa menjaga niat dan saling mengingatkan satu sama lain.
"Karena kita untuk ke Arafah itu tentu tidak gampang. Semua orang ingin hadir di Arafah, maka jangan menyia-nyiakannya dengan misalkan hanya berfoto-foto, bermain HP, atau melakukan kegiatan-kegiatan di luar berdzikir," kata Dendi, Rabu (20/5/2026).
Selain itu, Dendi mengingatkan jamaah sudah melewati perjalanan panjang sejak manasik hingga tiba di Tanah Suci saat ini. Sebelum berangkat menuju Arafah, biasanya jamaah sudah membersihkan hati dengan saling bermaafan.
"Biasanya jamaah sudah mengadakan kegiatan semacam istihlal, saling bermaaf-maafan. Itu salah satu upaya untuk membersihkan diri sebelum berangkat berhaji pergi ke Arafah," ungkapnya.