Jumat 22 May 2026 00:11 WIB

Media Israel Ungkap Mengapa Komandan Tertinggi Al-Qassam Berjuluk Sang Hantu Bisa Terbunuh

Izzuddin Al-Haddad dibandrol kepalanya seharga Rp 12 M

Komandan senior Brigade Al-Qassam, Izzuddin Al-Haddad.
Foto: Dok Istimewa
Komandan senior Brigade Al-Qassam, Izzuddin Al-Haddad.

REPUBLIKA.CO.ID, Tel Aviv— Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth mengungkap rincian pembunuhan komandan Brigade Al-Qassam di Gaza, Izzuddin Al-Haddad.

Media tersebut menyebut bahwa sebuah “kesalahan fatal” yang dilakukan Al-Haddad menjadi penyebab utama keberhasilannya dilacak dan dibunuh melalui serangan udara Israel setelah berbulan-bulan diburu secara intensif.

Baca Juga

Menurut laporan itu, dikutip Aljazeera, Kamis (21/5/2026), keputusan Al-Haddad kembali ke sebuah apartemen rahasia milik keluarganya menjadi titik balik penting yang memungkinkan Angkatan Udara Israel melancarkan operasi pembunuhan tersebut.

Operasi itu sekaligus mengakhiri perjalanan salah satu tokoh utama perencana serangan 7 Oktober yang juga disebut memimpin upaya membangun kembali kekuatan Brigade Al-Qassam selama perang berlangsung.

Sumber-sumber Israel sebelumnya menggambarkan Al-Haddad sebagai “hantu” yang sulit dilacak.

Ia beberapa kali lolos dari upaya pembunuhan meski telah menjadi target pengejaran bahkan sebelum perang pecah.

Namun, satu kesalahan yang terjadi Jumat lalu disebut cukup untuk mengakhiri pelarian panjangnya.

Surat kabar itu mengutip seorang perwira Brigade Operasi Israel berpangkat mayor yang disebut dengan inisial “A”, yang mengatakan bahwa pasukan Israel sebenarnya sudah berkali-kali hampir berhasil membunuh Al-Haddad.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh العربية Al Arabiya (@alarabiya)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement