Rabu 20 May 2026 18:19 WIB

Adalah: Israel Batasi Akses Informasi Aktivis Global Sumud Flotilla yang Ditahan

Aktivis GSF yang melalui jalur darat juga menghadapi masalah di Libya.

Massa dari berbagai organisasi dan elemen masyarakat menggelar aksi menyerukan pembebasan aktivis kemanusiaan yang di dalamnya terdapat sejumlah jurnalis di antaranya dari Republika yang diculik Zionis Israel dalam missi Global Sumud Flotilla (GSF), di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (19/5/2026). Aksi tersebut menyuarakan agar pemerintah Indonesia segera melakukan tindakan.
Foto: Edi Yusuf
Massa dari berbagai organisasi dan elemen masyarakat menggelar aksi menyerukan pembebasan aktivis kemanusiaan yang di dalamnya terdapat sejumlah jurnalis di antaranya dari Republika yang diculik Zionis Israel dalam missi Global Sumud Flotilla (GSF), di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (19/5/2026). Aksi tersebut menyuarakan agar pemerintah Indonesia segera melakukan tindakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) Israel, Adalah, menegaskan, para aktivis konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang ditahan Israel dipindahkan ke Pelabuhan Ashdod setelah mengalami intersepsi militer yang dinilai melanggar hukum. 

Dilansir dari Palestine Chronicle, Adalah mengungkapkan, para peserta konvoi berisi relawan medis, pegiat hak asasi manusia dan aktivis yang berencana untuk membuka blokade Gaza sambil membawa bantuan kemanusiaan. 

Baca Juga

Menurut Adalah, mereka ditangkap kemudian dipindahkan ke teritori Israel setelah menolak permintaan zionis untuk memutar arah saat di intersepsi di perairan internasional.

Menurut keterangan resmi Adalah, para penumpang kapal dibawa masuk ke wilayah teritorial Israel secara paksa setelah kapal mereka dikuasai di perairan internasional. Lembaga tersebut juga memperingatkan bahwa akses informasi mengenai keberadaan, status hukum, serta kondisi fisik para tahanan saat ini masih sangat dibatasi oleh otoritas keamanan Israel.

Langkah pemindahan ini dilakukan setelah manajemen kampanye Global Sumud Flotilla mengumumkan bahwa seluruh 50 kapal dalam konvoi mereka telah disita oleh militer Israel. Berdasarkan data dari pihak penyelenggara, konvoi tersebut mengangkut 428 peserta yang berasal dari 44 negara.

photo
Posisi kapal-kapal Global Sumud Flotilla dalam pelacakan per Senin (19/5/2026). - (globalsumudflotilla.org)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement