Rabu 20 May 2026 15:35 WIB

Gus Irfan: 93 Persen Jamaah RI Sudah Tiba di Tanah Suci

Jumlah jamaah wafat tahun ini disebut lebih rendah.

Menteri Haji dan Umroh M Irfan Yusuf menyampikan sambutan saat pelepasan jamaah calon haji kloter pertama embarkasi Banten di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (22/4/2026). Sebanyak 391 jamaah kloter pertama dari embarkasi Banten secara resmi dilepas oleh Menteri Haji dan Umroh M Irfan Yusuf didampingin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco untuk diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Menteri Haji dan Umroh M Irfan Yusuf menyampikan sambutan saat pelepasan jamaah calon haji kloter pertama embarkasi Banten di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (22/4/2026). Sebanyak 391 jamaah kloter pertama dari embarkasi Banten secara resmi dilepas oleh Menteri Haji dan Umroh M Irfan Yusuf didampingin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco untuk diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah.

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Makkah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,JEDDAH — Menteri Haji dan Umrah RI (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memastikan persiapan operasional puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terus dimatangkan menjelang fase krusial pelaksanaan haji 2026.

Hingga saat ini, ujar dia, sekitar 93 persen jamaah Indonesia telah tiba di Tanah Suci.“Alhamdulillah tadi kami mendapatkan paparan bahwa sudah 93 persen jamaah hadir di Tanah Suci. Mudah-mudahan sisanya segera menyusul,” kata Irfan usai meninjau kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Jeddah bersama rombongan Amirul Hajj Indonesia, Selasa (19/5/2026). 

Baca Juga

Dalam peninjauan tersebut, Irfan Yusuf didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, Rektor UIN Maliki Malang Ilfi Nurdiana, penasehat presiden Muhadjir Effendy, Heri Hermansyah, Safira Machrusah, Mohamad Jusuf Hamka, Saifuddin Chalim Abdullah, dan Hasyimsyah. 

Gus Irfan, sapaan akrab Irfan Yusuf, menjelaskan, salah satu tugas utama Amirul Hajj adalah memastikan seluruh proses ibadah haji jamaah Indonesia berjalan lancar, aman, dan nyaman hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.

“Salah satu tugas Amirul Hajj adalah memastikan semua proses haji para jemaah kita berjalan dengan lancar, aman, nyaman, dan semuanya pulang dengan sehat serta menjadi haji yang mabrur,”ujar dia.

photo
Infografis Haji tak Lagi di Musim Panas - (Republika)

Angka jamaah wafat menurun

Dalam kesempatan itu, Irfan Yusuf juga mengungkapkan kabar positif terkait kondisi kesehatan jamaah Indonesia di Arab Saudi. 

Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah jamaah wafat tahun ini disebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada musim haji tahun lalu. “Alhamdulillah laporan tadi jumlah yang meninggal jauh lebih kecil dibanding tahun lalu. Semoga ini perkembangan yang baik,”kata dia.

Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai, terutama saat memasuki fase Armuzna yang dikenal sebagai puncak pelaksanaan ibadah haji.

photo
Suasana aktivitas jamaah haji Indonesia di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Ahad (17/5/2026) pagi waktu setempat. - (Fernan Rahadi/Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement