Rabu 20 May 2026 07:08 WIB

Peristiwa Langka: Matahari akan Berada di Atas Kabah Tepat Seiring Takbir Idul Adha dan Adzan Zuhur

Matahari tepat berada di atas Kabah sebagai poros bumi.

Suasana di sekitar Kabah di dalam Masjidil Haram pada Kamis (1/6/2023) pagi. Sebagian jamaah sedang melaksanakan tawaf dan sebagian lagi melaksanakan sholat sunnah.
Foto: Republika/Fuji Eka Permana
Suasana di sekitar Kabah di dalam Masjidil Haram pada Kamis (1/6/2023) pagi. Sebagian jamaah sedang melaksanakan tawaf dan sebagian lagi melaksanakan sholat sunnah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Dalam fenomena astronomi yang sangat langka dan hanya terjadi dalam rentang siklus waktu yang panjang, dunia Islam pada 2026 akan menyaksikan peristiwa istimewa yang mempertemukan kesakralan waktu dengan ketepatan posisi alam semesta.

Pada momen itu, perhitungan kalender Hijriyah dan kalender matahari seolah bertemu dalam satu titik yang menampilkan keagungan keteraturan kosmik sekaligus keterkaitannya dengan ibadah besar umat Islam.

Baca Juga

Pada Rabu, 27 Mei 2026, dunia tidak hanya memasuki hari biasa. Hari itu menjadi momen ketika matahari tepat berada di atas langit Kota Suci Makkah pada waktu zuhur, bertepatan dengan gema takbir Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriyah dan berkumandangnya adzan Zhuhur di Masjidil Haram.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu (20/5/2026), keistimewaan fenomena ini terletak pada perbedaan mendasar antara tahun matahari yang berjumlah sekitar 365,24 hari dan tahun Qamariyah (Hijriyah) yang hanya sekitar 354,36 hari.

Selisih sekitar 10,8 hari setiap tahun itulah yang membuat hari-hari besar Islam terus berpindah melintasi musim. Karena itu, Ramadhan kadang hadir di musim panas dan pada waktu lain datang di musim dingin.

Tahun Hijriyah membutuhkan sekitar 33 tahun untuk kembali ke titik yang sama dalam kalender matahari.

Tepatnya sekitar 32,58 tahun. Inilah yang membuat momentum tertentu dalam kalender Islam sesekali kembali bertepatan dengan waktu astronomis tertentu.

photo
Suasana di sekitar Kabah di dalam Masjidil Haram pada Kamis (1/6/2023) pagi. Sebagian jamaah sedang melaksanakan tawaf dan sebagian lagi melaksanakan sholat sunnah. - (Republika/Fuji Eka Permana)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement