Selasa 19 May 2026 07:11 WIB

Terbunuhnya Sang Penggembala Kambing Seusai Bongkar Pangkalan Militer Rahasia Israel di Irak

Satu pangkalan tak lagi beroperasi setelah terbongkar.

Ilustrasi tank merkava Israel
Foto: EPA-EFE/ATEF SAFADI
Ilustrasi tank merkava Israel

REPUBLIKA.CO.ID,TEL AVIV— Harian Amerika The New York Times  dikutip Aljazeera, Selasa (19/5/2026) mengungkap bahwa gurun di wilayah barat Irak menjadi lokasi aktivitas militer rahasia yang diduga terkait dengan Israel.

Aktivitas tersebut mencakup pembangunan dua pangkalan militer tersembunyi yang disebut digunakan dalam operasi berkaitan dengan Iran, sebelum salah satunya secara tidak sengaja ditemukan oleh seorang penggembala lokal.

Baca Juga

Menurut laporan yang ditulis jurnalis Erika Solomon dan Falih Hassan, peristiwa itu bermula ketika seorang pemuda Irak bernama Awad Al-Shammari sedang menuju kota An-Nukhaib pada Maret lalu dan menemukan aktivitas militer misterius di kawasan terpencil gurun Irak.

Dia disebut melihat tenda-tenda militer, helikopter, hingga landasan pacu darurat di tengah gurun.

Tidak lama setelah itu, Al-Shammari tewas dalam sebuah serangan ketika hendak kembali ke perkemahannya, setelah jalur pulangnya dihujani tembakan dari helikopter, menurut kesaksian warga Badui setempat.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa otoritas Irak kemudian menerima informasi mengenai apa yang disaksikan Al-Shammari sebelum kematiannya. Hal itu mendorong aparat keamanan membuka penyelidikan rahasia di kawasan tersebut.

Namun, tim patroli militer Irak yang dikirim ke lokasi justru diserang dengan tembakan, mengakibatkan seorang tentara tewas dan beberapa lainnya terluka.

Insiden itu semakin memperkuat misteri mengenai identitas kekuatan militer yang berada di wilayah tersebut.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement