Ahad 17 May 2026 15:15 WIB

Tawakkalna Dukung Jamaah Haji dengan 19 Bahasa dan 1.300 Layanan Digital

Upaya ini mencerminkan dorongan yang lebih luas untuk mengintegrasikan teknologi.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Muhammad Hafil
Seorang anak digendong orangtuanya saat melakukan tawaf. Di tengah kekhusukan jamaah melakukan tawaf di sekitar Kabah, sejumlah anak kecil terlihat di area mataf. Jurnalis Republika mengabadikan bagaimana anak-anak itu berada di sekitar mataf pada Kamis (8/5/2025) dan Jumat (8/5/2025). Ada yang mengenakan pakaian ihram atau pakaian biasa. Ada yang digendong oleh ayahnya, ada yang tengah bermain atau sekadar berbincang dengan orang tua. Kehadiran mereka menjadi bumbu pemanis tersendiri. Anak-anak itu adalah generasi Islam di masa depan. Mereka adalah pewaris agama yang mulia ini. Jamaah haji kini mulai memadati Masjidil Haram untuk melakukan umroh jelang puncak musim haji yang diperkirakan akan dimulai pada 5-6 Juni mendatang.
Foto: Teguh Firmansyah/Republika
Seorang anak digendong orangtuanya saat melakukan tawaf. Di tengah kekhusukan jamaah melakukan tawaf di sekitar Kabah, sejumlah anak kecil terlihat di area mataf. Jurnalis Republika mengabadikan bagaimana anak-anak itu berada di sekitar mataf pada Kamis (8/5/2025) dan Jumat (8/5/2025). Ada yang mengenakan pakaian ihram atau pakaian biasa. Ada yang digendong oleh ayahnya, ada yang tengah bermain atau sekadar berbincang dengan orang tua. Kehadiran mereka menjadi bumbu pemanis tersendiri. Anak-anak itu adalah generasi Islam di masa depan. Mereka adalah pewaris agama yang mulia ini. Jamaah haji kini mulai memadati Masjidil Haram untuk melakukan umroh jelang puncak musim haji yang diperkirakan akan dimulai pada 5-6 Juni mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID,MAKKAH -- Aplikasi nasional komprehensif Tawakkalna memungkinkan jamaah haji dan personel yang bekerja selama musim haji 2026 untuk mengakses layanan pemerintah terkait haji dalam 19 bahasa internasional.

Inisiatif ini merupakan bagian dari ekosistem digital terintegrasi yang dipimpin oleh Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Saudi (SDAIA), dengan tujuan untuk memfasilitasi perjalanan jamaah haji dan meningkatkan pengalaman digital mereka sejak saat kedatangan di Kerajaan Arab Saudi hingga keberangkatan mereka.

Baca Juga

Aplikasi Tawakkalna menawarkan lebih dari 1.300 layanan digital bekerja sama dengan lebih dari 350 entitas pemerintah, di berbagai kategori termasuk kesehatan, pendidikan, keadilan, pariwisata, layanan profesional, dan hiburan, dikutip dari laman Saudi Gazette, Ahad (17/5/2026)

Upaya ini mencerminkan dorongan yang lebih luas untuk mengintegrasikan teknologi canggih di seluruh penyedia layanan selama musim haji melalui solusi cerdas yang menyederhanakan prosedur dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada jamaah haji di Makkah, tempat-tempat suci, dan Madinah.

Aplikasi Tawakkalna menyediakan berbagai bahasa, termasuk Arab, Inggris, Indonesia, Hindi, Urdu, Turki, Prancis, Bengali, Persia, Melayu, Rusia, Tionghoa, Filipina, Jerman, Belanda, Jepang, Italia, Spanyol, dan Portugis, yang mengakomodasi beragam kebangsaan dan latar belakang budaya para jamaah haji.

Aplikasi ini memungkinkan jamaah haji untuk mengakses dan menampilkan izin haji mereka secara elektronik dengan mudah melalui integrasi dengan Platform Tasreeh, platform digital terpadu untuk izin haji. Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk melihat berbagai izin yang dikeluarkan oleh lembaga pemerintah, termasuk kartu izin haji, izin masuk ke Makkah, dan izin terkait pekerjaan, kegiatan sukarela, dan kendaraan.

Aplikasi Tawakkalna memiliki lebih dari 35 juta pengguna dan terus memainkan peran utama sebagai platform nasional yang mendukung transformasi digital dan meningkatkan kualitas hidup, sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030 dan Program Pelayanan Doyof Al-Rahman.

Aplikasi ini berfungsi sebagai platform digital komprehensif yang mendukung para jamaah haji sepanjang perjalanan harian mereka, menawarkan pengalaman yang lebih lancar dan meyakinkan melalui akses tanpa hambatan ke layanan pemerintah dan integrasi dengan berbagai platform digital.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement