Jumat 15 May 2026 06:36 WIB

Kemenhaj: Kesiapan Pelayanan Puncak Haji di Armuzna Lampaui 90 Persen

Pemerintah berkomitmen memenuhi hak jamaah demi kelancaran puncak haji.

Ilustrasi armuzna
Foto: Republika/Daan Yahya
Ilustrasi armuzna

REPUBLIKA.CO.ID,  MAKKAH — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan kesiapan fasilitas untuk pelayanan puncak ibadah haji di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) saat ini telah melampaui angka 90 persen.

Pencapaian positif tersebut dipastikan setelah inspeksi yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heryawan bersama Inspektur Jenderal Kemenhaj, Dendi Suryadi di Markaz Syarikah Rakeen Mashariq.

Baca Juga

Peninjauan tersebut difokuskan pada pematangan manajemen alur pergerakan jamaah calon haji dan kesiapan fasilitas tenda."Kita harus memastikan bahwa setiap kapasitas tenda itu cukup untuk seluruh jamaah haji," ujar Ian.

Ian menekankan bahwa pemerintah berkomitmen dalam pemenuhan hak jamaah haji demi kelancaran puncak wukuf yang dijadwalkan pada 9 Dzulhijjah atau 26 Mei mendatang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ameera Network (@ameeranetwork)

Guna menghindari penumpukan, pemetaan area tenda wukuf di Arafah telah dilakukan secara mendetail berdasarkan nama dan kelompok terbang (kloter). Selain itu, tim memverifikasi kesiapan armada transportasi bus taraddudi di kawasan Armuzna.

Bus taraddudi adalah bus shuttle atau wira-wiri yang digunakan dalam pelayanan jamaah calon haji Indonesia di Arab Saudi, terutama saat puncak haji di Masyair (Armuzna).

Menurut Ian, skema transportasi terus dimatangkan untuk memitigasi potensi kepadatan dan hambatan mobilitas jamaah calon haji, terutama saat pergeseran krusial dari Muzdalifah menuju Mina.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement