Rabu 13 May 2026 06:18 WIB

Dahnil: 24 Jamaah Haji Wafat, Turun Drastis Ketimbang Periode Tahun Lalu

Pemerintah tak ingin angka kematian kembali meningkat.

Rep: Muhyiddin/ Red: A.Syalaby Ichsan
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) menyematkan simbol Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kepada perwakilan petugas di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Kementerian Haji dan Umrah melepas sekitar 400 orang kloter pertama PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah dan bandara.
Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) menyematkan simbol Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kepada perwakilan petugas di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Kementerian Haji dan Umrah melepas sekitar 400 orang kloter pertama PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah dan bandara.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan jumlah sementara jamaah haji Indonesia yang wafat tahun ini. Menurut dia, jamaah haji yang wafat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada musim haji tahun lalu.

“Pada tanggal yang sama tahun lalu jumlah yang wafat 46-48 orang. Tahun ini turun drastis, pada tanggal yang sama ini 24,” ujar saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) layanan haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga

Meski demikian, pemerintah tidak ingin angka kematian kembali meningkat. Ia menyebut pemerintah Indonesia memperketat pemeriksaan kesehatan dan pemantauan kondisi jamaah sejak awal keberangkatan. 

“Bukan berarti ini angka statistik ya, kami tidak ingin ada yang bertambah. Dan ini kan akibat dari memang kita sangat ketat terkait dengan istithaah. Dan saya juga dengan Pak Menteri berulang kali menyampaikan harus lebih ketat,”kata dia.

Menurut Dahnil, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi juga berkomitmen menekan angka kematian jamaah haji di Tanah Suci. “Arab Saudi berkomitmen ingin memastikan jumlah yang wafat di Tanah Suci itu berkurang drastis,” kata mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah ini.

Dahnil berharap jumlah jamaah wafat tahun ini jauh menurun dibanding musim haji sebelumnya yang mencapai sekitar 460 orang.“Tahun lalu kan 460-an jamaah yang wafat, tahun ini mudah-mudahan tidak sampai ratusan. Kita berharap tentu semuanya sehat,”jelas dia.

photo
Jannatul Mala atau lebih dikenal dengan sebutan Pemakaman Mala menjadi salah satu tujuan ziarah jamaah haji dan umroh di Kota Mekkah. Pemakaman yang sudah ada sebelum Rasulullah lahir itu tertata rapi dengan batu-batu nisan tanpa nama. Beberapa keluarga Rasulullah dikebumikan di Mala. Di antaranya, Sayyidah Khadijah (istri), Aminah (ibu), Qasim dan Abdullah (anak), Abu Thalib (paman), dan Abdul Muthalib (kakek). Selain itu ada juga ulama Indonesia yang dimakamkan di Mala. Mereka adalah Syekh Nawawi Al Bantani dan yang terbaru KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) yang meninggal pada 2019 saat menunaikan ibadah haji. - (Karta/Republika)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement