REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Yongki, awardee BSI Scholarship, program beasiswa yang diinisiasi oleh BSI Maslahat, yang berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Jurusan Manajemen Universitas Indonesia, kian menarik perhatian publik. Perjalanan inspiratifnya mendorong banyak pihak untuk mengenal lebih dekat keseharian dan nilai-nilai yang membentuk dirinya, termasuk salah satu stasiun televisi nasional.
Yongki menjadi salah satu sosok yang diangkat dalam salah satu program acara yang tayang setiap akhir pekan selepas Subuh. Program ini mengangkat kisah nyata tentang kekuatan doa, sedekah, dan amalan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Peran keluarga, khususnya kedua orang tua Yongki dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan yang kuat sejak dini, menjadi sorotan. Sang ibu, Solikhatun, mengungkapkan bahwa pendidikan spiritual menjadi fondasi utama dalam membesarkan Yongki.
“Yang selalu saya tanamkan kepada Yongki, jangan pernah meninggalkan sholat. Karena itu adalah penolong dalam kehidupan. Sebesar apa pun usaha kita, jika tidak disertai doa kepada Allah, maka usaha itu tidak akan berarti,”tutur dia.
Selain nilai spiritual, kedua orang tua Yongki juga menanamkan pentingnya pendidikan sebagai jalan menuju masa depan yang lebih baik. Meski hanya mengenyam pendidikan hingga tingkat sekolah dasar, mereka memiliki tekad kuat agar anak-anaknya dapat meraih pendidikan tinggi.
“Saya dan ayahnya hanya lulusan SD, tetapi kami berkomitmen agar anak-anak bisa melanjutkan pendidikan setinggi mungkin, dengan cara apa pun yang kami mampu,” ungkap sang ibu.
Didikan tersebut membentuk Yongki menjadi pribadi yang mandiri dan penuh tanggung jawab. Sejak kecil, ia terbiasa menahan keinginan dan berusaha mewujudkannya dengan usaha sendiri.




