Senin 11 May 2026 16:00 WIB

Media Inggris Ungkap Retaknya Hubungan Trump dan Netanyahu, Dulu Saling Dukung Kini Saling Tuduh

Hubungan Trump dan Netanyahu tidak lagi mesra.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dengan Presiden Donald Trump.
Foto: Kobi Gideon/GPO
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara dengan Presiden Donald Trump.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON— Hubungan antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan mulai mengalami keretakan serius di tengah perang yang terus memanas dengan Iran.

Meski di depan publik kedua pemimpin masih berusaha menunjukkan hubungan yang solid dan penuh koordinasi, berbagai laporan menyebut situasi sebenarnya jauh lebih rumit.

Baca Juga

Surat kabar The Guardian dalam laporannya dikutip Aljazeera, Senin (11/5/2026), dari Yerusalem mengungkap bahwa di balik pernyataan-pernyataan diplomatik yang tampak harmonis, justru berkembang ketidakpercayaan dan perbedaan pandangan politik antara Washington dan Tel Aviv.

Koresponden The Guardian, Julian Borger, menulis bahwa Netanyahu terlihat semakin sering menegaskan kedekatannya dengan Trump. Namun bagi banyak pengamat Israel, sikap itu justru memunculkan pertanyaan besar mengenai kondisi hubungan keduanya yang sesungguhnya.

Kecurigaan tersebut semakin menguat setelah muncul bocoran bahwa Israel tidak lagi dilibatkan dalam sejumlah pembahasan penting Amerika Serikat terkait perang dan jalur negosiasi tidak langsung dengan Iran yang dimediasi Pakistan.

Laporan itu juga menyoroti hubungan panjang Netanyahu dan Trump yang dibangun di atas kesamaan politik dan ideologi. Keduanya dikenal sama-sama menggunakan pendekatan populis untuk memperkuat posisi politik domestik mereka.

Menurut Borger, Netanyahu selama bertahun-tahun berusaha meyakinkan para presiden Amerika Serikat agar mengambil tindakan militer terhadap Iran.

Ia bahkan disebut memiliki peran besar dalam mendorong Trump keluar dari perjanjian nuklir Iran 2015 yang disepakati pada masa pemerintahan Barack Obama.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement