
Oleh: Jurnalis Republika Fernan Rahadi, dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Sektor Khusus Nabawi menyiagakan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada lima pos layanan yang berlokasi di pelataran Masjid Nabawi.
Adapun lokasi lima pos pelayanan di halaman Masjid Nabawi ini, yaitu pos 1 berada di dekat pintu gerbang nomor 336.
Kemudian untuk pos 2 di dekat pintu 328, lalu di pintu 310 untuk pos 3, selanjutnya pos 4 di pintu 365, dan terakhir pos 5 di pintu 360.
Keberadaan petugas yang tersebar di lima pos ini untuk memaksimalkan pelayanan kepada jamaah haji Indonesia ketika berada di Masjid Nabawi.
Kepala Sektor Khusus Nabawi Muhammad Thoriq menyebut, saat ini masalah jamaah tersasar dan terpisah dari rombongan sudah mulai berkurang.
Namun saat ini, petugas masih mewaspadai jamaah yang nekat ke Masjid Nabawi saat memasuki jadwal pendorongan ke Makkah.
Pendorongan jamaah haji Indonesia dari hotel-hotel di Madinah menuju Makkah sudah diatur waktunya, mulai dari persiapan hingga keberangkatan.
"Ada hal yang masih diwaspadai yakni jemaah yang saat pendorongan masih ada yang nekat ke Masjid Nabawi. Kemudian setelah itu mereka lupa jalan pulang. Permasalahan ini juga jadi keluhan yang paling sering ditemui oleh petugas Seksus Nabawi," ungkap Thoriq kepada Media Center Haji, Sabtu (9/5/2026).
Karena itu, keberadaan petugas di sekitaran Masjid Nabawi untuk mengantisipasi adanya jemaah yang tercecer saat jadwal pendorongan.
"Nah, ini yang menjadi problem sebenarnya, tetapi sejauh ini persoalan tersebut sangat minimalis,” ujarnya.
Seksus Nabawi juga mengantisipasi adanya jemaah yang terlupa menaruh sandal, sehingga berpotensi menyebabkan kaki Melepuh karena panas.