Kamis 07 May 2026 19:30 WIB

Israel Ketakutan dengan Teknologi Drone Fiber Optik Milik Hizbullah, Delapan Tentara Jadi Korban

Teknologi ini menciptakan jaringan tertutup yang kebal dari gangguan sinyal.

Drone Hizbullah
Foto: IslamTimes
Drone Hizbullah

REPUBLIKA.CO.ID,BEIRUT — Gerakan perlawanan Lebanon, Hizbullah, melancarkan serangkaian serangan terhadap pasukan pendudukan Israel yang beroperasi di Lebanon selatan pada Rabu (5/5/2026). Berdasarkan laporan media Lebanon dan Israel, serangan tersebut melibatkan penggunaan pesawat nirawak (drone) dan artileri yang menyasar berbagai titik militer.

Media Israel melaporkan sedikitnya delapan tentara Israel menjadi korban luka dalam serangan drone yang diluncurkan Hizbullah. Tak lama kemudian, militer Israel mengonfirmasi bahwa satu prajurit mengalami luka serius, sementara tiga lainnya luka ringan akibat ledakan perangkat peledak yang menyasar pasukan mereka di wilayah tersebut.

Baca Juga

Juru bicara militer penjajah menyatakan bahwa para prajurit yang terluka telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, dan pihak keluarga telah diberikan notifikasi resmi.

Dalam pernyataan resminya, kelompok perlawanan tersebut mengeklaim para pejuangnya berhasil menargetkan konsentrasi tentara Israel di kota Aita al-Shaab menggunakan serangan drone yang memberikan "hantaman langsung."

Selain itu, Hizbullah menyasar kumpulan kendaraan dan personel militer Israel di kota Rashaf dan Adshit al-Qusayr dengan menggunakan rentetan roket serta tembakan artileri. Media Israel juga melaporkan aktifnya sirine di pemukiman Misgav Am menyusul kekhawatiran adanya infiltrasi drone musuh dari arah Lebanon.

photo
Pasukan IDF melarikan diri dari serangan drione Hizbullah di Lebanon selatan pada April 2026. - (IDF/X)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement