Kamis 07 May 2026 09:37 WIB

Agresi Israel di Lebanon Masih Berlanjut, Umumkan Bunuh Komandan Pasukan Elite Hizbullah

Hizbullah tegaskan akan berperang melawan Israel.

Prajurit Hizbullah.
Foto: www.naharnet.com
Prajurit Hizbullah.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV—Israel melakukan upaya pembunuhan di pinggiran selatan Beirut yang menargetkan komandan Pasukan Al-Ridwan milik Hizbullah Lebanon pada Rabu (7/5/2026) malam ini.

Demikian diumumkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Yisrael Katz, dikutip dari Aljazeera, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga

Media Israel melaporkan, pejabat Israel telah mengonfirmasi pembunuhan komandan Pasukan Al-Ridwan, Malik Balut, dan telah memberitahukan hal tersebut kepada pihak Amerika, sementara Hizbullah belum segera mengeluarkan komentar.

Saluran 14 Israel mengatakan, “Pasukan kami berhasil menewaskan Malik Balut, komandan Pasukan Al-Radwan, dan sejumlah militan lainnya yang bersamanya".

Lembaga penyiaran resmi mengutip pernyataan seorang pejabat Israel yang mengatakan operasi pembunuhan tersebut dilakukan atas koordinasi dengan Amerika Serikat.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Rincian operasi

Dalam rincian operasi tersebut, surat kabar Israel Hayom melaporkan bahwa sebuah kapal perang Israel meluncurkan tiga rudal ke sebuah apartemen di gedung di Bahar al-Harik, pinggiran selatan Beirut.

Sementara Radio Angkatan Darat Israel menyebutkan bahwa serangan itu dilakukan oleh pesawat tempur, dan bahwa wakil Balut tidak berada di lokasi serangan dan tidak tewas.

Saluran 13 melaporkan bahwa Israel bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi di wilayah utara pasca serangan tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement