Kamis 07 May 2026 06:55 WIB

Gunakan Bus Hidrolik, Puluhan Jamaah Haji Lansia Berangkat Umrah Wajib dari Hotel

Para jamaah haji tersebut berasal dari Lombok dan Surabaya.

Rep: Fernan Rahadi/ Red: Muhammad Hafil
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji mendata jamaah calon haji yang akan memakai jasa pendorong kursi roda di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Ahad (3/5/2026). Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jamaah untuk menggunakan jasa petugas pendorong kursi roda resmi demi keamanan serta kepastian harga dengan tarif yang telah ditetapkan sebesar 300 riyal Arab Saudi (SAR) untuk masa pra puncak haji dan 350 SAR pada pasca puncak haji.
Foto: ANTARA FOTO/Citro Atmoko
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji mendata jamaah calon haji yang akan memakai jasa pendorong kursi roda di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Ahad (3/5/2026). Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jamaah untuk menggunakan jasa petugas pendorong kursi roda resmi demi keamanan serta kepastian harga dengan tarif yang telah ditetapkan sebesar 300 riyal Arab Saudi (SAR) untuk masa pra puncak haji dan 350 SAR pada pasca puncak haji.

REPUBLIKA.CO.ID, Suasana loby Hotel Lulua Al Mashaer terlihat ramai dengan pemandangan puluhan jamaah haji lansia berpakaian ihram mengenakan kursi roda berbaris rapi. Mereka menungggu diberangkatkan ke Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah wajib setibanya mereka di Makkah. 

Para jamaah ini diberangkatkan menggunakan bus hidrolik khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas. Fasilitas ini memungkinkan jamaah naik bus tanpa harus menaiki tangga, sehingga lebih aman sebelum melanjutkan perjalanan ibadah.

Baca Juga

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk Lansia dan Disabilitas (Landis) Regita Yuniar, menyebutkan bahwa pada Selasa (5/5/2026), sebanyak 47 lansia diberangkatkan umroah wajib dari Hotel Lulua Al Mashaer. 

"Hari ini kami insya Allah memberangkatkan sekitar 47 lansia untuk melaksanakan umrah wajib. Mereka semuanya menggunakan kursi roda dan mereka juga sudah menggunakan layanan jasa pendorong kursi roda resmi," ujarnya ditemui di sela bertugas di Hotel Lulua Al Mashaer. 

Para jamaah tersebut berasal dari Lombok dan Surabaya. Sebelumnya, mereka tiba di Makkah secara bertahap dalam beberapa gelombang kedatangan.

"Tiba di Makkahnya, yang pertama itu kedatangan di tanggal 30 April, kemudian ada kedatangan lagi di tanggal 2 Mei, dan di tanggal 4 Mei," jelasnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement