REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Kepala Presidensi Urusan Keagamaan Masjid Haram dan Masjid Nabawi Syekh Abdurrahman As Sudais, telah meresmikan sistem komunikasi berbasis cloud. Hal ini untuk menjawab pertanyaan para pengunjung di Masjidil Haram.
Program ini merupakan bagian dari upaya presidensi untuk meningkatkan transformasi digital dan memperbaiki kualitas layanan keagamaan yang diberikan kepada para pengunjung Dua Masjid Suci.
Syekh Sudais menyatakan bahwa sistem ini merupakan kerangka teknologi terpadu yang meningkatkan penanganan panggilan secara fleksibel dan efisien.
Sistem tersebut mengarahkan panggilan ke ponsel pribadi para syekh, sehingga mengurangi kebutuhan mereka untuk berada di lokasi tertentu, mengurangi kepadatan di dalam Masjidil Haram. Hal ini juga meningkatkan pengalaman ibadah para jamaah.
Ia menjelaskan bahwa sistem ini menggunakan mekanisme yang presisi untuk mengelola dan mendistribusikan panggilan, memastikan respons yang cepat serta pengalihan yang akurat. Sistem ini juga memungkinkan panggilan diteruskan ke kantor-kantor di dalam Masjidil Haram yang menangani pertanyaan.




