REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT— Media perang milik Partai Hizbullah di Lebanon menyiarkan rekaman yang mendokumentasikan serangan terhadap tank Merkava milik Tentara Israel di kota Al-Qantara, Lebanon Selatan, menggunakan drone serang.
Pada April, tepatnya 27 hari yang lalu, Hizbullah menyebutkan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan tersebut terjadi di tempat yang sama dengan lokasi penyiaran video tersebut.
Pentingnya rekaman ini terletak pada fakta bahwa ini merupakan kali pertama yang mendokumentasikan dampak serangan setelah drone menabrak kendaraan militer Israel.
Berbeda dengan kejadian sebelumnya di mana partai tersebut hanya mendokumentasikan momen-momen terakhir sebelum drone menabrak lokasi berkumpulnya tentara dan markas kendaraan militer.
Taktik ganda dan penembusan tembok pertahanan
Dilansir Aljazeera, Ahad (3/6/2026), rincian lapangan dari rekaman video tersebut mengungkapkan penggunaan taktik ganda yaitu dua drone terlibat dalam operasi tersebut, yang pertama bertugas memantau dan mendokumentasikan, sementara yang kedua bertugas menyerang tank.
Foto-foto tersebut dengan jelas memperlihatkan bahwa tank Israel dilengkapi dengan jaring baja yang dirancang khusus untuk melindungi menara komandonya dari serangan drone.
רחפן נפץ של חיזבאללה פגע כעת ביעד בשטח ישראל ליד משגב עם. כפי שפרסמנו בעבר, רחפני חיזבאללה החדשים חסינים לשיבוש, וגם רצועת הביטחון החדשה לא תעצור אותם, כי יש להם טווח ארוך המאפשר לשגר מצפון לאזור הפעילות של צה'ל, עד לתוך שטח ישראל@oyoyoyhttps://t.co/yQoOoiovzF
— avi scharf (@avischarf) May 1, 2026
Namun, drone penyerang berhasil menembus dinding pelindung dan menghantam kendaraan tersebut, yang mengakibatkan kebakaran akibat ledakan amunisi yang ada di dalamnya.
Melalui proses penentuan lokasi geografis, terungkap bahwa lokasi serangan tersebut berada di sekitar lapangan olahraga di desa Al-Qantara, yang termasuk dalam distrik Marjayoun di provinsi Nabatieh, Lebanon Selatan, dengan koordinat (33°16’18.0″N 35°27’17.9″E).




