REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya bakal menyiapkan 900 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan kurban masyarakat Jakarta jelang Idul Adha 1447 H. Ratusan sapi itu dipastikan telah melalui prosedur seleksi dan pemeriksaan kesehatan yang ketat.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan pihaknya secara resmi telah menetapkan target penyediaan hewan kurban sebanyak 900 ekor sapi dalam menyambut Idul Adha. Langkah strategis itu diambil untuk menjamin ketersediaan hewan kurban yang memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) bagi warga ibu kota.
"Penyediaan 900 ekor sapi ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban dengan dukungan kualitas hewan dan layanan profesional dari Perumda Dharma Jaya,” kata dia melalui keterangannya, Rabu (29/4/2026).
Ia menyatakan, Perumda Dharma Jaya bakal memastikan setiap sapi aman bagi konsumen. Setiap ekor sapi yang didatangkan dari wilayah akan dipastikan telah terverifikasi dan wajib melewati proses karantina serta pemeriksaan ulang oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi Jakarta."Prioritas kami adalah memberikan jaminan keamanan bagi konsumen," ujar Raditya.
Raditya menambahkan, pihaknya juga telah mengoptimalkan infrastruktur rumah pemotongan hewan (RPH) di Cakung, yang tersertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan halal. Fasilitas pemotongan semi-mekanik itu disebut memiliki kapasitas operasional mencapai 250 ekor per hari.
Sebagai bagian dari standardisasi layanan, Perumda Dharma Jaya juga akan mengerahkan 100 personel profesional, termasuk juru sembelih halal (Juleha) bersertifikat serta tim pengemasan. Perusahaan juga menawarkan layanan pengelolaan daging kurban secara komprehensif, mulai dari pemotongan, pemisahan karkas, hingga pengemasan khusus (customized packaging) dalam takaran kilogram untuk memudahkan distribusi bagi masyarakat.
“Melalui sistem layanan terpadu ini, kami memastikan aspek higienitas tetap terjaga mulai dari hulu hingga hilir. Selain itu, kami juga menjamin manajemen limbah hasil pemotongan dilakukan sesuai dengan regulasi lingkungan hidup yang berlaku,” kata Raditya.
View this post on Instagram




