Rabu 29 Apr 2026 16:00 WIB

Hubungan Mulai tak Harmonis, Benarkah AS Hentikan Bantuan Militer Langsung ke Israel?

Hubungan AS dan Israel tengah berubah.

Tank Israel beroperasi di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, dekat Galilea Atas, di Israel utara, 26 Maret 2026. Israel melanjutkan operasi di Lebanon pada awal Maret 2026, menargetkan infrastruktur dan personel Hizbullah.
Foto: EPA/ATEF SAFADI
Tank Israel beroperasi di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, dekat Galilea Atas, di Israel utara, 26 Maret 2026. Israel melanjutkan operasi di Lebanon pada awal Maret 2026, menargetkan infrastruktur dan personel Hizbullah.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Surat kabar “Jerusalem Post” mengungkap perubahan mencolok pada sifat hubungan militer antara Washington dan Tel Aviv.

Perubahan ini muncul di tengah gencatan senjata regional yang rapuh. Surat kabar Israel ini menyebut adanya pembicaraan mendatang yang berpotensi mengarah pada penghentian bertahap bantuan militer AS kepada Israel, sebagai gantinya akan beralih ke kemitraan pertahanan bersama.   

Baca Juga

Dikutip dari Aljazeera, Rabu (29/4/2026), surat kabar tersebut menyebutkan pembicaraan krusial ini kemungkinan akan dimulai segera pada Mei mendatang.

Hal ini dengan fokus pada penghentian bertahap bantuan militer AS kepada Israel, sebagai gantinya akan dialihkan ke pendanaan untuk kemitraan pertahanan bersama.

Pembicaraan ini, yang berlangsung di tengah situasi regional yang tegang akibat terhambatnya negosiasi antara Washington dan Teheran—yang berisiko kembali macet akibat ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran lagi—akan menentukan arah kemitraan dengan Israel untuk satu dekade atau lebih ke depan.

Sementara tujuan tradisional bantuan AS kepada Tel Aviv adalah memastikan aliran dukungan berupa perlengkapan dan senjata untuk mempertahankan keunggulannya di kawasan.

Surat kabar tersebut mencatat adanya pergeseran dalam sifat dukungan ini, dari logika pendanaan langsung menjadi pembagian beban dalam proyek-proyek pertahanan.Apa saja poin utama pembicaraan yang akan datang?

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement