Rabu 29 Apr 2026 15:09 WIB

Arab Saudi Izinkan Warga Lokal dan Teluk Umrah Hingga 3 Mei 2026

Saudi memberi kesempatan terakhir bagi jamaah domestik untuk umroh.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Suasana di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi saat jamaah melaksanakan ibadah umrah sebelum dimulainya musim haji 2026, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat.
Foto: Republika/Fernan Rahadi
Suasana di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi saat jamaah melaksanakan ibadah umrah sebelum dimulainya musim haji 2026, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Pemerintah Arab Saudi masih membuka kesempatan bagi warga negaranya dan warga negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) untuk menunaikan ibadah umrah hingga 15 Zulkaidah 1447 Hijriyah, bertepatan dengan 3 Mei 2026.

Kebijakan ini memberi ruang bagi jamaah domestik untuk memanfaatkan hari-hari terakhir sebelum dimulainya puncak musim haji.

Baca Juga

Warga Saudi dan warga negara GCC diperbolehkan memasuki Makkah untuk melaksanakan umrah tanpa harus mengantongi izin haji. Kemudahan ini menjadi bagian dari pengaturan otoritas Saudi dalam masa transisi dari musim umrah menuju musim haji.

"Jamaah umrah ini dibebaskan dari kewajiban memperoleh izin haji untuk memasuki Makkah guna melaksanakan ibadah mereka," demikian dikutip dari laporan Saudi Gazette, Rabu (29/4/2026).

Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah menetapkan 1 Zulkaidah 1447 Hijriyah atau 19 April 2026 sebagai batas akhir bagi seluruh jamaah asing pemegang visa umrah untuk meninggalkan Kerajaan. Ketentuan ini diberlakukan seiring dimulainya kedatangan jamaah haji dari berbagai negara ke Tanah Suci.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement