Senin 27 Apr 2026 16:00 WIB

Gunakan Cara Ini, Kapal-Kapal Iran Kirim 4 Juta Barel Minyak Lolos dari Blokade AS

Iran tempuh beragam siasat untuk mengeluarkan minyaknya.

Kapal tanker MT Tifani yang dicegat marinir AS terlihat berlabuh di terminal Pulau Kharg Iran pada 6 April 2026.
Foto: Airbus
Kapal tanker MT Tifani yang dicegat marinir AS terlihat berlabuh di terminal Pulau Kharg Iran pada 6 April 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Platform pelacakan pengiriman minyak "Tanker Trackers" melaporkan pada Ahad (27/4/2026) ini bahwa sekitar 4 juta barel tambahan minyak Iran berhasil melewati blokade laut AS.

Iran telah memuat 4,6 juta barel minyak mentah di pelabuhannya. Platform tersebut menambahkan dalam akunnya di platform X bahwa berdasarkan data pelacakan dan citra satelit, nilai pengiriman minyak Iran yang diperkirakan mencapai sekitar 1,05 miliar dolar AS telah dikembalikan ke Iran setelah dicegat oleh Angkatan Laut AS.

Baca Juga

Sumber yang sama menyebutkan Angkatan Laut AS telah menyita muatan minyak Iran senilai sekitar 380 juta dolar AS di Samudra Hindia, yang tampaknya sedang dalam perjalanan menuju Amerika Serikat.

Arus yang terus menerus

Data ini memperkuat laporan Reuters tiga hari lalu, mengutip perusahaan analisis data Vertexa, bahwa sekitar 10,7 juta barel minyak Iran melintasi Selat Hormuz antara 13 dan 21 April ini, setelah sanksi AS mulai berlaku pada 13 April ini.

Data Fortixa menunjukkan bahwa pengiriman tersebut dilakukan dengan menggunakan enam kapal tanker yang mematikan sistem pelacakan mereka, sebuah praktik yang digunakan untuk mengurangi kemampuan pemantauan rute.

Fortixa juga mencatat 35 kali penyeberangan kapal yang terkait dengan Iran selama periode 13 hingga 22 April ini, sebagai indikasi bahwa aktivitas pelayaran Iran tetap berlanjut meskipun ada pembatasan AS.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement