Jumat 24 Apr 2026 18:00 WIB

Tak Seperti Biasanya, Israel Akui Kerugian Perang Melawan Hizbullah: Lebih dari 700 Tentara Terluka

Israel mengumumkan kerugian militer hadapi Hizbullah.

Tank Israel beroperasi di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, dekat Galilea Atas, di Israel utara, 26 Maret 2026. Israel melanjutkan operasi di Lebanon pada awal Maret 2026, menargetkan infrastruktur dan personel Hizbullah.
Foto: EPA/ATEF SAFADI
Tank Israel beroperasi di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, dekat Galilea Atas, di Israel utara, 26 Maret 2026. Israel melanjutkan operasi di Lebanon pada awal Maret 2026, menargetkan infrastruktur dan personel Hizbullah.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT— Tentara Israel pada Kamis (23/5/2026) ini melaporkan cedera yang dialami sejumlah perwira dan prajuritnya di Lebanon Selatan dalam beberapa jam terakhir.

Pengumuman tersebut bertepatan dengan munculnya laporan-laporan Israel yang menyebutkan adanya perubahan dalam kebijakan pembatasan informasi militer.

Baca Juga

Hal ini menyusul gelombang kritik internal terkait penyembunyian informasi mengenai apa yang terjadi di lapangan dalam pertempuran melawan Hizbullah.

Dilansir Aljazeera, Jumat (24/4/2026), tentara Israel mengumumkan 45 perwira dan prajuritnya terluka dalam 48 jam terakhir. Dengan demikian menambah jumlah korban luka dari kubu Israel sejak dimulainya kembali serangan terhadap Lebanon meningkat menjadi 735 tentara dan prajurit. Dari jumlah itu, 44 tentara dilaporkan kritis sedangkan100 lainnya cedera ringan.

Tentara Israel juga mengumumkan pihaknya telah mencatat setidaknya tujuh "pelanggaran" oleh Hizbullah terhadap perjanjian gencatan senjata sejak mulai berlaku, dengan mengklaim Israel belum menanggapi pelanggaran-pelanggaran ini hingga saat ini.

Namun, pada saat sama, klaim ini bertentangan dengan pengumuman bahwa mereka telah menewaskan seorang anggota Hizbullah, Rabu kemarin, dalam serangan yang menargetkan pos tembak di wilayah Sajd di selatan Lebanon.

Serangan tersebut dalam upaya menunjukkan bahwa tentara Israel masih memegang kendali dalam konfrontasi ini.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement