
Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta agar jamaah haji gelombang pertama yang kini berada di Madinah untuk segera menyantap makanan begitu diterima dari petugas.
Kepala Bidang Konsumsi PPIH Arab Saudi, Indri Hapsari, menegaskan, ada batas jam maksimal berdasarkan waktu saudi arabia (SAR) yang sudah dicantumkan di boks makanan untuk setiap jamaah. Makan pagi maksimal pukul 09.00 SAR, makan siang maksimal pukul 15.00 SAR, sementara malam maksimal pukul 21.00 SAR.
"Kami mohon jamaah memperhatikan stiker batas waktu yang tertera pada kemasan box makanan. Segera dimakan, jangan disimpan terlalu lama demi kesehatan bersama," kata Indri di Madinah, Kamis(23/4/2026).
Dia menegaskan, petugas akan memastikan setiap makanan yang didistribusikan kepada jamaah haji Indonesia memenuhi standar kualitas dan kecukupan gizi. Melalui skema meal test atau pemeriksaan makanan, pengawasan ketat dilakukan mulai dari rasa hingga berat porsi (gramasi).
Indri menjelaskan, pemeriksaan ini dilakukan secara rutin setiap hari untuk menjaga konsistensi layanan katering di seluruh wilayah layanan jemaah.
"Sehari tiga kali dilakukan meal test, yakni untuk makan pagi, makan siang, dan makan malam. Hal ini krusial untuk memastikan apa yang diterima jamaah sudah layak dan sesuai standar," ujar dia.