Kamis 23 Apr 2026 04:05 WIB

Saudi Luncurkan Layanan Digital Pemantau Kepadatan Jamaah di Area Tawaf dan Sai

Layanan digital terbaru ini membantu jamaah memantau kepadatan area tawaf dan sai.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Ani Nursalikah
Suasana di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi saat jamaah melaksanakan ibadah umrah sebelum dimulainya musim haji 2026, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat.
Foto: Republika/Fernan Rahadi
Suasana di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi saat jamaah melaksanakan ibadah umrah sebelum dimulainya musim haji 2026, Sabtu (18/4/2026) waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Arab Saudi telah memperkenalkan layanan digital canggih yang memungkinkan pengunjung Masjidil Haram di Makkah untuk langsung memeriksa kepadatan jamaah di area tawaf dan sai.

Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengatakan layanan ini memungkinkan pengguna memantau tingkat kepadatan melalui indikator berkode warna yang disederhanakan, membantu jamaah memilih waktu dan rute yang paling sesuai untuk melakukan tawaf dan sai.

Baca Juga

Otoritas tersebut mengatakan inisiatif ini dirancang untuk mendukung distribusi jamaah, mengurangi kepadatan, dan meningkatkan efisiensi manajemen jamaah di dalam Masjidil Haram.

Dikutip dari Saudi Gazette pada Rabu (22/4/2026), layanan ini merupakan bagian dari ekosistem layanan cerdas yang lebih luas yang bergantung pada teknologi modern dan data waktu nyata untuk meningkatkan pengalaman pengunjung, memperkuat langkah-langkah keamanan, dan menjaga kelancaran pergerakan bagi jamaah umroh.

Otoritas tersebut mengatakan inisiatif ini juga mencerminkan upaya transformasi digital yang sedang berlangsung, sekaligus meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada pengunjung dua masjid suci.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement