REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Petugas haji Indonesia bersiap menyambut kedatangan jamaah haji Indonesia kloter pertama di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. Saat memberikan arahan di Hotel Daker Bandara di Madinah, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Abdul Basir menegaskan pentingnya peran petugas dalam memberikan rasa aman dan pelayanan yang istimewa kepada jamaah haji Indonesia.
“Keberadaan kita penting untuk jamaah haji, terutama untuk memberikan rasa aman dan tenang. Kita merupakan petugas pertama yang dilihat jamaah saat tiba di bandara sehingga kita harus memberikan kesan terbaik,” ujar Abdul Basir dalam siaran persnya, Senin (21/4/2026).
Kloter pertama jamaah Indonesia akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (22/4/2026) dini hari. Ia menegaskan, seluruh petugas harus memahami dan menghormati regulasi otoritas setempat, namun tetap dituntut fleksibel dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Ada beberapa hal yang memang harus kita fleksibel. Namun prinsipnya, kita tetap mengikuti ketentuan otoritas bandara. Tujuan kita sama, memberikan pelayanan dan penghormatan kepada duyufurrahman,” ucapnya.
Abdul Basir juga menyoroti pentingnya kecepatan layanan, terutama pada proses fast track yang kini menjadi fokus utama.
"Layanan di fast track sangat cepat, waktu cukup ketat, tapi data kita juga harus akurat. Jadi kita dituntut untuk memberikan layanan yang ekstra cepat dan tepat,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa satu kelompok terbang (kloter) dapat tersebar di dua hingga tiga hotel, sehingga koordinasi data dengan Daker Madinah menjadi krusial.
View this post on Instagram




