Selasa 21 Apr 2026 21:36 WIB

Petugas Haji Siap Sambut Kloter Pertama Jamaah Indonesia di Madinah

Petugas haji diminta memberi pelayanan terbaik saat menyambut kedatangan jamaah.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Jamaah calon haji tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (21/4/2026). Sebanyak 393 jamaah haji embarkasi Jakarta-Pondok Gede kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Asrama Haji Pondok Gede dan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Soekarno Hatta pada Rabu (22/4) dini hari.
Foto: Edwin Putranto/Republika
Jamaah calon haji tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (21/4/2026). Sebanyak 393 jamaah haji embarkasi Jakarta-Pondok Gede kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Asrama Haji Pondok Gede dan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Bandara Soekarno Hatta pada Rabu (22/4) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Petugas haji Indonesia bersiap menyambut kedatangan jamaah haji Indonesia kloter pertama di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. Saat memberikan arahan di Hotel Daker Bandara di Madinah, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Abdul Basir menegaskan pentingnya peran petugas dalam memberikan rasa aman dan pelayanan yang istimewa kepada jamaah haji Indonesia.

“Keberadaan kita penting untuk jamaah haji, terutama untuk memberikan rasa aman dan tenang. Kita merupakan petugas pertama yang dilihat jamaah saat tiba di bandara sehingga kita harus memberikan kesan terbaik,” ujar Abdul Basir dalam siaran persnya, Senin (21/4/2026).

Baca Juga

Kloter pertama jamaah Indonesia akan diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (22/4/2026) dini hari. Ia menegaskan, seluruh petugas harus memahami dan menghormati regulasi otoritas setempat, namun tetap dituntut fleksibel dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Ada beberapa hal yang memang harus kita fleksibel. Namun prinsipnya, kita tetap mengikuti ketentuan otoritas bandara. Tujuan kita sama, memberikan pelayanan dan penghormatan kepada duyufurrahman,” ucapnya.

Abdul Basir juga menyoroti pentingnya kecepatan layanan, terutama pada proses fast track yang kini menjadi fokus utama.

"Layanan di fast track sangat cepat, waktu cukup ketat, tapi data kita juga harus akurat. Jadi kita dituntut untuk memberikan layanan yang ekstra cepat dan tepat,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa satu kelompok terbang (kloter) dapat tersebar di dua hingga tiga hotel, sehingga koordinasi data dengan Daker Madinah menjadi krusial.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement