Selasa 21 Apr 2026 15:26 WIB

Jatuh Bangun Pedagang Bakso Tahu Hingga Akhirnya Bisa Berangkat Haji

Halimah terpaksa bekerja serabutan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Rep: Muhyiddin,Muhyiddin,/ Red: A.Syalaby Ichsan
Halimah A Sujai
Foto: Republika-Fauzi Ridwan
Halimah A Sujai

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Raut wajah Halimah A Sujai terlihat sumringah dan haru saat tengah membereskan koper haji miliknya di kediamannya di Jalan Sukasirna RT 07 RW 12, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung. Ia merasa bersyukur mendapatkan panggilan haji ke Tanah Suci dari Kemenhaj pada 2026 setelah 12 tahun menunggu antrean.

Meski demikian,  dia merasa sedih karena harus beribadah haji tanpa ditemani suaminya yang meninggal tujuh tahun lalu. Ia akan berangkat haji bersama anak pertamanya Mutia yang kini tengah menyelesaikan studi akhir di perguruan tinggi.

Baca Juga

Halimah mendaftar haji bersama suaminya pada tahun 2014. Ia mengatakan uang pendaftaran didapatkan dari tabungan yang dikumpulkan selama berdagang bakso tahu di pinggir jalan Jalan Trunojoyo. "Alhamdulillah rezeki dari Allah cukup gitu lebih dari cukup, jadi kita menabung. Tahun 2014 bulan Juni kami mendaftar," ucap dia ditemui Senin (20/4/2026) sore.

Di tengah perjalanan menunggu panggilan haji, ia menuturkan suaminya meninggal dunia tujuh tahun lalu. Dengan situasi tersebut, ujar dia, kondisi keuangan keluarga menurun akibat usaha bakso tahu tidak berjalan.

Halimah pun terpaksa bekerja serabutan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari. Sisa pelunasan biaya haji sendiri, ia mengatakan diperoleh dari uang tabungan suaminya yang disisihkan dari hasil berjualan.

Selain itu, jatah kursi almarhum suaminya diserahkan kepada anak pertamanya. . "Alhamdulillah bersyukur tapi juga sedih ingat almarhum suami tadinya kita berangkat mau sama almarhum tapi kan Allah berhendak lain," kata dia.

Jelang keberangkatan tanggal 22 April, ia menuturkan menyiapkan mental dan fisik agar lebih kuat agar siap menjalani 40 hari di tanah suci. Anak pertamanya sendiri, ia mengatakan saat ini kuliah menyambi jadi host di media sosial.

"Alhamdulillah sama-sama berjuang, mama berjuang biar bisa berangkat ini anak berjuang biar bisa bayar kuliah. Saya mah kerjanya serabutan kalau sekarang-sekarang itu," ungkap dia.

Dengan situasi saat ini, ia mengaku lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT agar hidup lebih tenang. Meski kadang, ia mengaku mengalami naik turun keimanan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement