Senin 20 Apr 2026 15:13 WIB

Jamaah Indonesia di Madinah akan Menempati Lokasi yang Menjadi Incaran Semua Negara

Ada kemungkinan jamaah dalam satu kloter harus terpisah di hotel yang berbeda.

Jamaah haji Indonesia (Ilustrasi).
Foto: Dok MCH 2024
Jamaah haji Indonesia (Ilustrasi).

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH — Kabar gembira datang bagi jamaah haji Indonesia yang segera hadir di Madinah, Arab Saudi. Pada musim haji tahun ini, seluruh akomodasi jamaah dipastikan berada di kawasan strategis Markaziyah atau berada di dalam area Ring Road, yang merupakan kawasan paling dekat dengan Masjid Nabawi.

Kepala Seksi Akomodasi Daerah Kerja (Daker) Madinah, Zaenal Muttaqin, menjelaskan total terdapat 118 hotel yang telah disiapkan untuk melayani jamaah. Hotel-hotel tersebut tersebar di tiga wilayah utama yang dikoordinasikan oleh lima sektor. “Kawasan Markaziyah dibagi menjadi tiga wilayah yakni kawasan Syamaliah, Ghorbiah dan Janubiah," kata dia, Senin (20/4/2026).

Baca Juga

Kawasan Syamaliah meliputi Sektor 1 (22 hotel) dan Sektor 2 (23 hotel). Sementara, kawasan Ghorbiah dikelola Sektor 3 (24 hotel) dan Sektor 4 (26 hotel). Sedangkan, kawasan Janubiah dikoodinir Sektor 5 (22 hotel). "Kawasan ini menjadi incaran hampir semua negara. Alhamdulillah, Indonesia berhasil mendapatkan lokasi tersebut sehingga jaraknya sangat dekat dengan Masjid Nabawi,"ujar Zaenal.

Lokasi hotel jamaah Indonesia tahun ini tergolong sangat istimewa. Jarak terdekat hanya 50 meter dari batas tembok Masjid Nabawi, sedangkan jarak terjauh berada di angka 700 meter. Namun, jika dirata-ratakan, jarak 118 hotel tersebut hanya berkisar 500 meter dari Masjid Nabawi.

Kondisi ini tentu memudahkan jamaah untuk menjalankan ibadah sunah, termasuk melaksanakan Arba'in atau salat berjamaah 40 waktu berturut-turut selama sembilan hari masa tinggal di Madinah.

photo
Kepala Seksi Akomodasi Daerah Kerja (Daker) Madinah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, Zaenal Muttaqin di Madinah, Arab Saudi, Senin (20/4/2026). - (Republika/Fernan Rahadi)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement