Sabtu 18 Apr 2026 18:07 WIB

Dahnil: Haji 2026 Harus Jadi Tonggak Sejarah Baru Perhajian Indonesia

Petugas haji diminta solid.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) menyematkan simbol Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kepada perwakilan petugas di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Kementerian Haji dan Umrah melepas sekitar 400 orang kloter pertama PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah dan bandara.
Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) menyematkan simbol Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kepada perwakilan petugas di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Kementerian Haji dan Umrah melepas sekitar 400 orang kloter pertama PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah dan bandara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan penyelenggaraan haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi harus menjadi tonggak sejarah baru dalam perhajian di Indonesia.

“Kita pastikan agar musim haji 2026 ini menjadi sejarah baru perhajian Indonesia, dan sejarah itu pelakunya Anda semua,” ujar Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga

Pernyataan Dahnil tersebut disampaikan saat pembekalan dan pelepasan petugas haji yang akan mengawali keberangkatan ke Tanah Suci dalam misi haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi.

Dahnil berpesan para petugas haji mesti menjaga kekompakan dan mengikuti setiap komando. Apalagi, mereka telah digembleng selama sebulan penuh agar memiliki visi dan misi yang sama.

“Seperti pelatihan-pelatihan kita selama ini, harus dipastikan kompak mengikuti komando dari pemimpin-pemimpin kita. Sejarah baru ini ditorehkan dan ditulis oleh saudara semuanya di sini,” kata Dahnil.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement