Sabtu 18 Apr 2026 06:31 WIB

Gubernur Luthfi Inginkan 17.500 Tukang Bakso di Jateng Bersertifikasi Halal

Pendampingan terhadap para pedagang bakso di Jateng perlu dilakukan.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: A.Syalaby Ichsan
Pedagang Bakso (Ilustrasi).
Foto: Dok Republika
Pedagang Bakso (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menginginkan agar para pedagang bakso di seluruh Jateng memiliki sertifikasi halal. Menurut catatan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso Nusantara Bersatu (Apmiso), terdapat sekitar 17.500 pedagang bakso di Jateng. 

"Pedagang bakso di Jateng ini merupakan pegiat ekonomi mikro yang jumlahnya paling besar,” kata Luthfi saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal Apmiso Jateng di Wisma Perdamaian Semarang, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga

Menurut dia, pendampingan terhadap para pedagang bakso di Jateng perlu dilakukan. Misalnya untuk proses pengolahan daging hingga pengurusan sertifikasi halal. 

Luthfi menilai, sertifikasi halal diperlukan agar pelaku usaha lebih tertata, memiliki standar, dan bisa lebih berkembang. “Sertifikasi halal tidak gampang, dari mulai alat dan sebagainya, berarti dinas kita harus ikut serta, sehingga penjual bakso kita punya sertifikasi,” ujarnya.

Menurut Luthfi, usaha bakso merupakan salah satu usaha rakyat yang tetap bertahan di tengah berbagai kondisi ekonomi. Dia berpendapat, para pedagang bakso memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi mikro di Jateng.

“Saya senang sekali hari ini bisa berada di tengah-tengah teman-teman penjual bakso yang secara tidak langsung akan memberikan kontribusi bagi ekonomi mikro di Jawa Tengah," kata Luthfi. 

photo
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi memberikan keterangan kepada awak media di kantornya soal kenaikan UMP Jateng 2026, Rabu (24/12/2025). - (Kamran Dikarma/Republika)

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement