Jumat 17 Apr 2026 06:02 WIB

Arab Saudi Sambut Baik Gencatan Senjata di Lebanon

Arab Saudi menegaskan kembali dukungannya terhadap Lebanon.

Bendera Arab Saudi
Foto: Reuters/VOA
Bendera Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- 

Arab Saudi menyambut baik pengumuman gencatan senjata di Lebanon yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca Juga

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyampaikan apresiasi atas peran positif dari Lebanon. 

Yakni, Presiden Joseph Aoun, Perdana Menteri Nawaf Salam, serta Ketua Parlemen Nabih Berri. Di mana, peran mereka signifikan dalam mencapai gencatan senjata tersebut.

“Arab Saudi menegaskan kembali dukungannya terhadap Lebanon dalam menegakkan kedaulatannya,"  demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Lebanon yang dikutip oleh Saudi Press Agency.

Arab Saudi mendukung langkah-langkah reformasi yang telah diambil Lebanon. Selain itu, mendukung upaya negara tersebut dalam menjaga kemampuan, keamanan, serta keutuhan wilayah Lebanon.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah menyepakati 10 hari gencatan senjata mulai Kamis (16/4/2026) pukul 21.00 GMT atau Jumat (17/4/2026) pukul 02.00 WIB, menyusul perundingan di Washington.

“Saya baru saja melakukan percakapan yang sangat baik dengan yang terhormat Presiden Joseph Aoun dari Lebanon dan perdana menteri Bibi (Benjamin) Netanyahu dari Israel,” kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Menurut Trump, kesepakatan gencatan senjata itu dimaksudkan untuk mencapai perdamaian di antara kedua negara.

Sumber:

Saudi Gazette

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement