REPUBLIKA.CO.ID,ALGIERS – Dua serangan bom mengguncang Kota Blida, wilayah di luar ibu kota Aljazair, pada Senin (13/4/2026). Insiden ini terjadi bertepatan dengan dimulainya kunjungan bersejarah Paus Leo XIV ke negara tersebut, menurut sumber yang mengetahui kasus tersebut dan verifikasi rekaman video oleh kantor berita AFP.
"Ada dua insiden keamanan kemarin sore di Blida, insiden yang bersifat teroris. Dua pelaku bom bunuh diri meledakkan diri dan tewas," ujar sumber tersebut kepada AFP, Selasa (14/4), merujuk pada kota yang terletak sekitar 45 kilometer barat daya Algiers tersebut.
Rekaman video yang telah diverifikasi oleh AFP menunjukkan dua jenazah tergeletak di jalanan Kota Blida. Video-video tersebut dirilis beberapa jam setelah kedatangan Paus di Algiers, meskipun belum dapat dipastikan kapan rekaman itu diambil, tulis Euro News.
Paus asal Amerika Serikat tersebut pada Senin, mencatatkan sejarah sebagai pemimpin Takhta Suci pertama yang mengunjungi Aljazair, yang merupakan perhentian pertama dalam tur ke empat negara Afrika. Hingga saat ini, belum ditemukan hubungan langsung antara serangan tersebut dengan kunjungan Paus yang dilakukan di bawah pengamanan ketat.
Jejak terorisme di Aljazair
Militer Aljazair secara rutin mengumumkan penangkapan atau kematian "teroris"—istilah otoritas setempat untuk kelompok Islam bersenjata yang masih aktif pasca-perang saudara 1992-2002. Meski demikian, serangan bom bunuh diri tergolong jarang terjadi di negara tersebut.
Serangan bom bunuh diri terakhir yang tercatat di Aljazair terjadi pada Februari 2020. Saat itu, sebuah pangkalan militer di selatan negara tersebut, dekat perbatasan Mali, menjadi target serangan yang menewaskan seorang tentara. Kelompok ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut.




