Senin 13 Apr 2026 19:38 WIB

Jejak Tokoh Muslimah dari Medan Perang hingga Pusat Ilmu Pengetahuan

Terdapat kontribusi perempuan Muslim yang tak kalah penting.

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil
Ilustrasi Muslimah
Foto: Pixabay
Ilustrasi Muslimah

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sejarah Islam kerap menonjolkan peran besar kaum pria dalam membangun peradaban dan ilmu pengetahuan. Namun, di balik itu, terdapat kontribusi perempuan Muslim yang tak kalah penting dalam peradaban Islam.

Sejak masa awal Islam, perempuan telah tampil sebagai aktor perubahan. Mereka bukan hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga hadir sebagai cendekiawan, penyair, mistikus, penguasa, hingga pejuang di medan perang.

Baca Juga

Pada masa Nabi Muhammad SAW, sejumlah perempuan bahkan terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan di tengah konflik. Sebagian merawat korban luka, sementara lainnya turut mengangkat senjata.

Salah satu sosok menonjol adalah Nusaiba binti Ka'ab al-Ansariya atau Ummu ‘Ammarah. Ia dikenal sebagai pejuang tangguh dalam Perang Uhud, melindungi Nabi dari serangan musuh. Di sela pertempuran, ia juga merawat prajurit yang terluka.

"Nusaiba binti Ka'ab al-Ansariya adalah seorang pejuang dan praktisi medis yang terkenal. Dia adalah salah satu mualaf pertama dalam Islam," tulis Madiha Sadaf di laman Aboutislam, Ahad (12/4/2026).

photo
Infografis Muslimah tidak Puasa (ilustrasi) - (Dok Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement