REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT— Hizbullah menyiarkan rekaman video yang mendokumentasikan serangan terhadap kapal perang di lepas pantai Lebanon menggunakan rudal jelajah laut pada 5 April lalu.
Rekaman tersebut memperlihatkan momen-momen ketika anggota Hizbullah mempersiapkan rudal di dalam gudang peluncuran, disertai tampilan layar yang menampilkan koordinat dan perangkat peluncuran
Dari foto-foto tersebut tampak bahwa operasi tersebut berlangsung pada malam hari dan hanya melibatkan peluncuran satu rudal.
Dilansir Aljazeera, Jumat (10/4/2026), Hizbullah telah mengumumkan dalam pernyataan resmi pada Ahad lalu bahwa mereka menargetkan sebuah kapal perang Israel yang berada sejauh 68 mil laut.
Dia mengatakan kapal tersebut sedang bersiap untuk melakukan serangan terhadap wilayah Lebanon, dan bahwa penargetan tersebut dilakukan setelah pemantauan cermat yang berlangsung selama beberapa jam, yang berhasil menghasilkan serangan langsung.
Apa tujuan sebenarnya di laut?
Keraguan dan pertanyaan mengemuka mengenai kebenaran sasaran yang terkena serangan di tengah laut.
Sementara terkait kapal tersebut, Hizbullah menegaskan kapal perang Israel yang terkena serangan, sebagaimana digambarkan Channel 14 Israel sebagai sesuatu yang luar biasa.
π¨BREAKINGπ¨
Unconfirmed reports from Israel have claimed a British vessel has been hit by an anti-ship missile from Lebanon by Hezbollah. Defences sources have confirmed HMS Dragon, a Royal Navy destroyer in the region, has NOT been attacked nor struck. I’m still trying to find…
— Tom Cotterill (@TomCotterillX) April 5, 2026




